
BANDUNG- PT Biofarma menerima kunjungan dari tim Kementerian Kesehatan Ghana, Rabu (17/5/2023). Kunjungan tersebut adalah dalam rangka Program International Study to Health Instutions of Excellence in Immunization yang bertujuan untuk mempelajari sistem dan best practices di Indonesia dalam menjalankan program imunisasi sekaligus penjajakan potensi kerja sama bidang kesehatan antar kedua negara.
Melalui siaran pers yang diterima Rabu (24/5/2023) pihak Biofarma menyampaikan, kunjungan diterima oleh
Direktur Operasi Bio Farma, Rahman Roestan dan Direktur Penelitian dan Pengembangan Bisnis Bio Farma, Yuliana Indrianti. Sedangkan delegasi Kementerian Kesehatan Ghana yang hadir adalah Deputi Chief Health Planner GHS, Sophia Kesewa Ampofo Kusi, bersama enam staf. Kunjungan itu didampingi oleh Direktur
Pengelolaan Imunisasi, Direktorat Jenderal Pencegahan dan pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Prima Yosephine.
Direktur Penelitian dan Pengembangan Bisnis Bio Farma, Yuliana menyatakan pihaknya menyambut baik kunjungan Kementerian Kesehatan Ghana untuk berbagi pengalaman pengelolaan industri vaksin di Bio
Farma. Sementara Direktur Operasi Bio Farma, Rahman Roestan menyampaikan bahwa Indonesia
perlu memperkuat kolaborasi antar negara.
“Melalui kunjungan ini kita dapat menjalin potensi kerjasama antar negara dan berbagi perspektif dari negara lain agar bisa mendukung diplomasi kesehatan global,” ungkap Rahman.
Deputi Chief Health Planner GHS (Ghana Health Service) Sophia Kesewa Ampofo Kusi menyampaikan rasa terima kasih kepada Bio Farma atas penerimaan dan kesempatan untuk berdiskusi mengenai industri vaksin.
“Kami sangat senang bisa berada di sini untuk berdiskusi dan melihat fasilitas yang ada. Kesempatan kali ini saya berharap dapat memperoleh konsep baru dan rekan untuk menanyakan beberapa hal mengenai manajemen vaksin dan fasilitas di Bio Farma,” ungkap Sophia.*/F






