
PADANG- Bank Indonesia bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut mengadakan layanan kas keliling ke Kepulauan Mentawai. Menggunakan KRI Cakalang 852, kapal milik Pangkalan Utama TNI AL Teluk Bayur, sebanyak Rp5,91 miliar uang baru dibawa untuk didistribusikan di daerah kepulauan tersebut.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sumatera Barat Wahyu Purnama A melepas keberangkatan KRI Cakalang di Pelabuhan Teluk Bayur, Senin (27/6/2022) menerangkan, pengiriman uang Rupiah tersebut merupakan program pemerintah melalui Bank Indonesia untuk menjaga kedaulatan Rupiah.
“Program Ekspedisi Rupiah Berdaulat ini di Sumatera Barat sudah berjalan sebanyak lima kali untuk mendistribusikan uang baru ke daerah-daerah terluar, terdepan dan tertinggal (3T). Bekerja sama dengan TNI AL, untuk Sumatera Barat didistribusikan ke Mentawai, bagian dari 81 pulau yang dikunjungi di 16 provinsi di Indonesia,” kata Wahyu.
Wahyu menambahkan, Bank Indonesia berkewajiban memastikan bahwa uang Rupiah yang beredar dalam keadaan cukup dan layak edar. Terutama di daerah 3T, uang Rupiah dalam kondisi layak edar harus selalu tersedia.
“Uang baru sebanyak Rp5,9 miliar yang dibawa akan didistribusikan ke lima pulau di Mentawai melalui layanan kas keliling Bank Indonesia, sehingga uang yang beredar di masyarakat tetap dalam kondisi layak edar,” sebutnya.
Selain mendistribusikan uang baru, melalui program kerja sama dengan TNI AL tersebut, Bank Indonesia sekaligus akan mendistribusikan bantuan dari Program Sosial Bank Indonesia (PSBI). Kemudian juga membawa misi edukasi dan sosialisasi mengenai Cinta Paham dan Bangga (CPB) Rupiah. Wahyu menyampaikan terima kasih terutama kepada jajaran TNI AL dan Kepolisian Daerah serta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas terlaksananya pendistribusian uang Rupiah baru ke daerah 3T tersebut.
Komandan Lantamal II Teluk Bayur Laksmana Pertama TNI Endra Sulistyono menegaskan dukungan penuh atas program Ekspedisi Rupiah Berdaulat yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia tersebut. Dia menyebut, kegiatan itu merupakan salah satu upaya mewujudkan kecintaan terhadap NKRI melalui mata uang sebagai alat tukar yang berlaku di masyarakat.
“Mewujudkan kedaulatan Rupiah merupakan salah satu upaya mempertegas kecintaan terhadap tanah air, dengan menjadikan uang Rupiah sebagai alat tukar yang berlaku di masyarakat, di mana tentu saja program ini akan kami dukung secara penuh,” ucap Endra.
Dia menerangkan, untuk ekspedisi tersebut KRI Cakalang 852 akan berlayar lengkap dengan seluruh kru dikomandoi Mayor Yosrizal. Kapal tersebut akan mengantarkan petugas kas keliling dari Bank Indonesia ke lima pulau tujuan di Mentawai.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi yang juga hadir dalam kesempatan itu menyambut baik program Ekspedisi Rupiah Berdaulat yang telah berjalan beberapa tahun tersebut. Dia berharap, ekspedisi memberikan dampak positif kepada perekonomian masyarakat, serta memberikan jaminan bahwa uang Rupiah tersedia dalam jumlah cukup dan dalam kondisi yang baik terutama di daerah kepulauan yang merupakan wilayah 3T.
Hadir juga dalam kesempatan melepas keberangkatan KRI Cakalang tersebut antara lain Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat Irjen Polisi Teddy Minahasa Putra dan Kepala Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Yusri. (Feb)







