PADANG- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat Muhidi menyatakan siap berkolaborasi dengan kalangan ulama dalam menindaklanjuti upaya mencegah dan mengatasi masalah sosial yang terjadi di masyarakat.
Hal itu disampaikan Muhidi dalam pertemuan dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat Buya Gusrizal Gazahar di kantor MUI Sumatera Barat, Rabu (17/10/2024). Menurut Muhidi, penanganan masalah sosial membutukan kerja sama dan keterlibatan semua pihak, terutama dari kalangan ulama.
“DPRD Sumatera Barat siap berkolaborasi dan mendukung MUI dalam upaya penanganan masalah sosial yang terjadi di tengah masyarakat,” kata Muhidi dalam kunjungan yang merupakan silaturahim awal masa tugas DPRD periode 2024-2029 tersebut.
Muhidi menambahkan, DPRD akan menampung dan memperjuangkan harapan MUI terkait anggaran di dalam APBD tahun 2025. Dukungan tersebut adalah untuk optimalisasi pembangunan daerah dari semua sektor yang tentunya melibatkan seluruh unsur termasuk kalangan ulama.
Ketua MUI Sumatera Barat Buya Gusrizal Gazahar mengungkapkan, banyak masalah sosial yang terjadi di tengah masyarakat yang harus ditindaklanjuti secara bersama-sama. Beberapa persoalan seperti penyimpangan orientasi seksual, kenakalan remaja dan degradasi moral generasi muda membutuhkan perhatian serius.
“MUI juga bertanggung jawab membantu pemerintah dalam persoalan ini, yang tentu saja dalam pelaksanaannya membutuhkan dukungan. Kemudian kami juga mengingatkan pemerintah daerah agar melibatkan MUI dalam pembahasan yang berkaitan dengan masalah sosial tersebut,” kata Gusrizal.
Dalam kesempatan itu, Buya Gusrizal juga mendorong agar pemerintah daerah dan para pemangku adat untuk menerapkan peraturan adat kepada pelaku pelanggaran norma dan etika kehidupan bermasyarakat. Seperti kepada para pelaku penyimpangan orientasi seksual, pelaku perzinahan dan sebagainya sehingga memberikan efek jera.
“Koordinasi antara pemerintah daerah dengan MUI harus dilakukan secara intens, tidak sekedar bersifat insidentil agar pembahasan terhadap berbagai persoalan yang berkaitan dapat dilakukan secara maksimal,” tegasnya. F







