Bertambah Positif Sembilan Orang di Payakumbuh, Tertinggi Secara Harian, Seluruhnya Guru
  • Home
  • Berita
  • Bertambah Positif Sembilan Orang di Payakumbuh, Tertinggi Secara Harian, Seluruhnya Guru

Bertambah Positif Sembilan Orang di Payakumbuh, Tertinggi Secara Harian, Seluruhnya Guru

Konferensi pers satgas Covid-19 Kota Payakumbuh, Minggu (23/8/2020). (ist)

PAYAKUMBUH – Gugus Tugas Covid-19 Kota Payakumbuh menyebutkan, hari ini (Minggu, 23/8/2020) terjadi pertambahan kasus tertinggi secara harian, dengan sembilan orang terkonfirmasi positif Covid-19. Seluruhnya dari sembilan orang tersebut berprofesi sebagai guru.

“Hari ini terkonfirmasi positif sembilan orang, merupakan angka tertinggi secara harian. Seminggu terakhir warga yang terpapar corona kian bertambah, angkanya semakin naik,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dr. Bakhrizal merangkum keterangan di website resmi Pemko Payakumbuh, Minggu sore.

Bakhrizal memberikan keterangan dalam konferensi pers lewat aplikasi zoom. Didampingi Kalaksa BPBD Yufnani Away dan Kadiskominfo Jhon Kendi, Kadis Pendidikan Agustion, Kakankesbangpol Budhy D Permana, dan Kacabdisdikwil IV Provinsi Sumbar Asricun.

Bakhrizal menyebutkan, seluruhnya dari sembilan orang positif baru tersebut adalah guru.

Bakhrizal menambahkan, sepekan terakhir dirasakan sebagai masa yang cukup menegangkan bagi Kota Payakumbuh dalam hal penyebaran Covid-19.

“Penyebaran terus meningkat, dalam sepekan sudah 21 orang terkonfirmasi positif,” sebutnya.

Dia merinci, penambahan hari ini ada 2 orang guru SMKN 1 Payakumbuh inisial S (59) warga Parambahan Baso, dan RM warga Tanjuang Gadang Sungai Pinago.

Kemudian, 3 orang guru SMAN 3 Payakumbuh, yaitu AN (56) warga Koto Tuo Limo Kampuang, YF warga Tigo Koto Dibaruah, dan MK warga Taram.

Selanjutnya 2 orang guru SMA Achmad Muchtar MD (25) warga Rambatan dan VA (23) warga Limbukan.

Berikutnya 1 orang guru SDN 42 Payakumbuh berinisial RM (28) warga Payobasuang. Serta 1 orang guru SMAN 4 Payakumbuh warga Padang Karambia.

Dia mengurai, penambahan 21 orang dalam sepekan terakhir. Pada Sabtu terkonfirmasi positif sebanyak 2 orang, Jumat 4 orang, Kamis 1 orang, Rabu 3 orang, Selasa 1 orang, Senin nihil dan Minggu (16/8) terpapar 1 orang. Ditambah 9 hari ini maka total dalam sepakan sudah 21 yang positif.

Bakhrizal menerangkan second wave (gelombang kedua) inilah yang dikhawatirkan Wali Kota Riza Falepi sebagai ketua tim gugus tugas sebelum proses belajar mengajar (PBM) tatap muka diperbolehkan kembali.

“Hari ini kita mendapatkan jawaban mengapa PBM tatap muka masih ditunda, gelombang kedua penyebaran Covid-19 didominasi oleh insan pendidikan. Coba bayangkan kalau sekolah dibuka kembali dan anak-anak didik terpapar. Bisa sangat sulit tracing untuk menghentikan penyebaran Covid-19,” kata Bakhrizal.

Dia menerangkan, Pemko Payakumbuh akan menggelar rapat pada Senin (24/8) membahas tindak lanjut penanganan. Apakah nantinya akan kembali diaktifkan Posko, membatasi izin keramaian dan langkah – langkah lain yang diperlukan.*

Berita Terkait

Leave a Reply