PADANG- Kasus positif Covid-19 hari ini (Rabu, 14/7/2021) di Sumatera Barat (Sumbar) bertambah lagi sebanyak 666 orang. Sehingga total warga yang sudah terinfeksi Covid-19 naik menjadi 58.388 orang.
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar Jasman Rizal menyampaikan hal itu merilis informasi perkembangan penanganan Covid-19, Rabu malam. Menurutnya, kasus positif baru tersebut ditemukan dari pemeriksaan terhadap 4.427 sampel swab.
“Ditemukan lagi kasus positif sebanyak 666 orang sehingga total sudah 58.388 orang warga yang terinfeksi Covid-19 sampai hari ini,” kata Jasman.
Penambahan kasus positif baru tersebut, dirinci Jasman, tersebar di seluruh dari 19 kabupaten dan kota yang ada di Sumbar. Namun Kota Padang dan Kabupaten Agam hari ini terlihat lonjakan cukup tinggi.
Kota Padang mencatatkan penambahan kasus positif sebanyak 350 orang, sementara Kabupaten Agam bertambah 101 orang. Daerah lainnya yang mengalami lonjakan antara lain Kota Bukittinggi bertambah 53 orang dan Kota Padangpanjang yang bertambah 34 orang.
Tambahan positif lainnya berasal dari Kabupaten Solok 17 orang, Kabupaten Pasaman Barat juga 17 orang. Kabupaten Dharmasraya 16 orang, Kota Pariaman 13 orang dan Kota Payakumbuh bertambah 10 orang.
Kemudian di Kabupaten Pasaman, Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Solok Selatan masing-masing terjadi penambahan 9 orang. Kabupaten Padang Pariaman bertambah 7 orang, serta Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Sijunjung masing-masing bertambah 6 orang. Kota Solok bertambah 5 orang, Kabupaten Pesisir Selatan 2 orang serta Kota Sawahlunto dan Kabupaten Kepulauan Mentawai masing-masing 1 orang.
Jasman juga menyebutkan adanya tambahan pasien yang sudah dinyatakan sembuh setelah dua kali konversi negatif hari ini sebanyak 325 orang. Sehingga pasien yang sudah sembuh bertambah menjadi 50.282 orang atau 86,1 persen dari total kasus positif.
Hari ini juga ada laporan kasus positif Covid-19 yang meninggal dunia sebanyak tiga orang. Berasal dari Kota Bukittinggi, Kota Sawahlunto dan Kabupaten Dharmasraya. Sehingga kasus meninggal bertambah menjadi 1.307 orang atau 2,2 persen.
“Sementara itu sebanyak 6.799 orang atau 11,6 persen pasien positif aktif lainnya saat ini sedang menjalani perawatan di berbagai rumah sakit dan melakukan isolasi. Baik isolasi secara mandiri maupun di fasilitas karantina yang disediakan oleh pemerintah di kabupaten dan kota,” tutup Jasman. (Febry)







