PADANG- Meskipun hanya 321 sampel yang diperiksa oleh tim labor, masih ditemukan sebanyak 112 orang positif Covid-19 di Sumatera Barat, Senin (14/6/2021). Sementara 126 orang pasien sudah dua kali konversi negatif dan dilaporkan juga ada tujuh kasus meninggal.
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Jasman Rizal menyampaikan informasi tersebut, Senin malam.
“Tim laboratorium memeriksa 321 sampel, ditemukan kasus positif sebanyak 112 orang. Ditemukan juga 126 orang sudah dinyatakan sembuh setelah dua kali konversi negatif. Juga ada laporan tujuh orang meninggal,” papar Jasman.
Dia merinci, tambahan kasus positif hari ini tersebar di 14 dari 19 kabupaten dan kota di Sumbar. Kasus terbanyak hari ini ditemukan di Kota Bukittinggi, 48 orang serta Kota Padang 35 orang.
Sisanya, 6 orang dari Kabupaten Tanahdatar, 5 orang dari Kabupaten Solok dan 4 orang dari Kabupaten Agam serta 3 orang dari Kabupaten Dharmasraya.
Selanjutnya masing-masing 2 orang dari Kota Padangpanjang, Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Limapuluh Kota. Serta masing-masing 1 orang dari Kota Solok, Kota Sawahlunto, Kabupaten Pesisir Selatan, Kepulauan Mentawai dan Kabupaten Pasaman Barat.
Sedangkan, 126 orang dinyatakan sembuh berasal dari 9 kabupaten dan kota. Terbanyak dari Kota Padang 35 orang, Kabupaten Agam 31 orang dan Kota Bukittinggi 23 orang.
Kemudian dari Kota Padangpanjang 16 orang dan Kabupaten Pesisir Selatan 14 orang. Kota Payakumbuh 3 orang, Kabupaten Solok 2 orang serta dari Kota Solok dan Kabupaten Sijunjung masing-masing sembuh 1 orang.
Sementara itu, tujuh orang dilaporkan meninggal hari ini, berasal dari lima daerah. Rinciannya dari Kota Bukittinggi dan Kabupaten Padang Pariaman masing-masing 2 orang serta dari Kota Payakumbuh, Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Dharmasraya masing-masing 1 orang.
Dengan adanya tambahan positif hari ini, maka total sudah 47.885 orang warga Sumbar terinfeksi Covid-19. Kemudian, pasien telah dinyatakan sembuh 43.496 orang atau 90,83 persen dari total positif. Serta kasus meninggal bertambah menjadi 1.089 orang atau 2,27 persen.
Total kasus positif aktif sebanyak 3.300 orang saat ini menjalani perawatan atau isolasi. Rinciannya, 622 orang dirawat di berbagai rumah sakit, 225 orang diisolasi di fasilitas karantina kabupaten/ kota dan 2.453 orang menjalani isolasi mandiri.
Jasman berharap, seluruh kabupaten dan kota untuk lebih meningkatkan upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19. Mengambil langkah yang diperlukan seperti sosialisasi, edukasi dan pengawasan kedisiplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan di daerah masing-masing sesuai Perda nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Penanganan dan Pengendalian Covid-19.
Dia mengimbau masyarakat untuk tetap patuh menerapkan protokol kesehatan demi keselamatan bersama dan memutus mata rantai Covid-19.
“Tetap menjaga jarak, mencuci tangan dan menghindari kerumunan. Agar virus corona dapat dikendalikan dan pandemi segera berakhir,” tutupnya. (Pebri)







