Beroperasi 8 Orang, Para Debt Collector Punya Peran Berbeda
  • Home
  • Agam
  • Beroperasi 8 Orang, Para Debt Collector Punya Peran Berbeda

Beroperasi 8 Orang, Para Debt Collector Punya Peran Berbeda

Pelaku debt collector yang tewas diamuk massa di antara kerumunan warga. (fajar)

PADANGMEDIA.COM – Kasus debt collector yang berujung maut di Simpang Kelok-kelok, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam diketahui ternyata melibatkan sejumlah pelaku lainnya. Dari pengakuan pelaku kepada polisi, mereka mengaku beroperasi sebanyak 8 orang menggunakan dua unit mobil, yaitu Toyota Avanza dan Suzuki Karimun.

Dari 8 orang itu, mereka memiliki peran masing-masing. Empat orang sebagai tukang pantau yang berada di mobil Suzuki Karimun BM 1455 ZF. Dua lainnya di mobil Avanza yang berhasil melarikan diri. Sedangkan dua sisanya sebagai eksekutor yang menyetir mobil L300.

Dua orang eksekutor itulah yang tewas setelah menjadi bulan-bulanan massa. Satu orang rekannya berhasil lolos dari amukan massa setelah kabur ke Mako Koramil Tanjung Raya.

(Baca juga: https://padangmedia.com/debt-collector-tewas-diamuk-massa-di-maninjau/)

Sementara, empat orang rekannya di mobil Suzuki Karimun segera menyelamatkan diri ke Mako Polsek Tanjung Raya sehingga luput dari penghakiman massa.

“Beruntung mereka segera diamankan langsung oleh petugas ke kantor Koramil dan Polsek setempat, jika tidak mungkin semuanya akan dihabisi ribuan massa itu,” jelas Kasat Reskrim Polres Agam, Iptu. M. Reza saat dikonfirmasi padangmedia.com.

Polisi dari Polres Agam berhasil mengamankan 6 orang. Sedangkan 2 orang lagi yang mengendarai Avanza berhasil melarikan diri. Satu dari enam debt collector yang diamankan petugas mengalami luka yang cukup parah dan dilarikan RSUD Lubuk basung namun menghembuskan nafas terakhir sebelum mendapat pertolongan. (fajar)

Berita Terkait

Leave a Reply