SAMARINDA- Kunjungan wartawan Parlemen Sumatera Barat ke Provinsi Kalimantan Timur dalam rangka studi tiru ke DPRD setempat mendapat sambutan hangat dari Penjabat Gubernur Kalimantan Timur yang juga adalah Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik.
Pj Gubernur yang merupakan putra daerah Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat itu menyambut rombongan wartawan parlemen Sumatera Barat dalam pertemuan khusus pada waktu makan siang di salah satu rumah makan di Kota Samarinda. Pertemuan dilanjutkan pada saat makan malam di atas kapal sambil menelusuri Sungai Mahakam yang membelah Kota Samarinda.
Dalam kesempatan itu, Akmal Malik mengungkapkan, pemerintah daerah harus mampu memanfaatkan segala potensi yang dimiliki untuk kemajuan baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Dia menyebut, Provinsi Kalimantan Timur telah berupaya memanfaatkan seluruh potensi daerah sehingga saat ini hasilnya sudah dirasakan.
Dia menyebut, Provinsi Sumatera Barat juga memiliki potensi yang besar terutama untuk bidang pariwisata. Potensi tersebut hendaknya bisa digali lebih maksimal lagi ke depan agar bisa dimanfaatkan secara komersial sehingga menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat dan pendapatan daerah.
Dia mencontohkan, Pemprov Kalimantan Timur dan Kota Samarinda telah berhasil mengelola potensi Sungai Mahakam menjadi objek wisata. Selama ini, sungai besar tersebut hanya dimanfaatkan sebagai sarana transportasi.
“Jadi saat ini sungai Mahakam ini tidak sekedar sarana transportasi namun juga menjadi destinasi wisata, tidak apa memulai dari hal-hal kecil dan sederhana dulu namun dilakukan secara serius,” ujarnya.
Fasilitasi Wartawan Kunjungi IKN
Selain melakukan pertemuan khusus dengan wartawan parlemen Sumatera Barat, Penjabat Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik juga memfasilitasi wartawan untuk berkunjung ke lokasi proyek Ibu Kota Negara (IKN). Lokasi IKN berada di Sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kota Balikpapan dan Kabupaten Kutai Kertanegara.
Kunjungan ke IKN tersebut didampingi oleh Direktur Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN Conrita Ermanto, Selasa (11/6/2024). Menurut Conrita, IKN yang digagas oleh Presiden RI Joko Widodo sebagai ibu kota baru Indonesia dan untuk tahap awal pembangunannya memang difokuskan kepada pusat pemerintahan.
Ilham, Staf Command Center OIKN kepada wartawan parlemen Sumatera Barat yang berkunjung menjelaskan, IKN utamanya memang untuk pusat pemerintahan. Namun tetap akan ada sentra ekonomi dan permukiman masyarakat di sekitar Kawasan. Menurutnya, seluruh aktivitas di pusat pemerintahan nantinya akan terpantau melalui konektivitas yang terbangun pada satu sistem.
“Jadi memang konsepnya digitalisasi masa depan, seluruh aktivitas akan terpantau, yang membutuhkan tenaga Kesehatan ataupun petugas keamanan pun bisa dengan mudah menemukan alat panggil yang tersedia di tiang-tiang multifungsi di sepanjang jalan, juga sudah menerapkan sistem kelistrikan ramah lingkungan,” ujarnya.
Kerusakan atau gangguan pada jaringan air, listrik dan lainnya juga akan mudah diketahui. Jaringan kabel listrik dan lainnya dibangun di bawah tanah dengan alat pantau yang terkoneksi dalam sistem, sehingga kerusakan langsung diatasi karena titik kerusakan bisa langsung dipantau sistem.
Setelah mendengar pemaparan singkat dari staf Command Center OIKN, wartawan parlemen Sumatera Barat berkesempatan berkeliling meninjau sekitar kawasan. Kunjungan berakhir dengan makan siang di salah satu kantin di Kawasan pembangunan IKN, yang uniknya sudah menyediakan layanan transaksi nontunai QR (QRIS).
Wartawan Parlemen Sumatera Barat berkunjung ke Kalimantan Timur dalam rangka studi tiru ke DPRD provinsi tersebut untuk peningkatan kapasitas dan berbagi pengalaman dalam publikasi seputar DPRD. Kunjungan dilaksanakan mulai Minggu hingga Rabu (9 sampai 12 Juni 2024) diikuti oleh 20 orang wartawan didampingi 2 orang staf Sekretariat DPRD Sumatera Barat. F






