
PASAMAN – Kelahiran bayi kembar empat merupakan kejadian agak langka. Di Pasaman, bayi pertama empat terlahir dari ibu bernama Asriani (23), warga nagari Tarung-tarung, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman. Ia melahirkan secara normal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Sikaping, Kamis (27/9) sekitar pukul 5.30 WIB.
Namun, kondisi ke empat anaknya kurang baik. Selain berat badan sangat rendah, juga karena sistem pernapasannya terganggu.
Menurut keterangan Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Lubuk Sikaping, Dr. Rahadian kepada padangmedia.com, Kamis (27/9), bayi pertama lahir berjenis kelamin laki-laki dengan berat 855 gram sekitar pukul 5.25 WIB. Tidak beberapa lama kemudian, sang ibu kembali melahirkan bayi kedua dengan jenis kelamin perempuan yang berat badannya 667 gram.
Setelah itu, katanya, kembali lahir bayi ketiga sekitar pukul 5.50 WIB berjenis kelamin perempuan dengan berat 675 gram. Terakhir, lahir kembali seorang bayi perempuan sekitar pukul 6.00 WIB dengan berat 620 gram.
“Dengan kondisi kesehatan yang kurang baik tersebut, pihak rumah sakit bakal merujuk ke empat bayi tersebut ke Rumah Sakit M. Djamil Padang, untuk melakukan penanganan medis lebih lanjut,” ujarnya. (riki)






