Bekraf Gelar Pelatihan Keuangan Bagi 100 UKM Kreatif di Padang
  • Home
  • Berita
  • Bekraf Gelar Pelatihan Keuangan Bagi 100 UKM Kreatif di Padang

Bekraf Gelar Pelatihan Keuangan Bagi 100 UKM Kreatif di Padang

PADANG – Sulitnya akses permodalan bagi UKM khususnya pelaku usaha ekonomi kreatif, di daerah sangat disadari oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).  Karena itu, Bekraf melalui  Deputi Akses Permodalan merasa perlu menggelar   pelatihan permodalan perencanaan bisnis serta pengelolaan keuangan terkait akses perbankan.

“ Bekraf menyadari Usaha Kecil Menengah (UKM)  Kreatif membutuhkan pengetahuan terkait sumber pembiayaan perbankan dan cara mengakses pembiayaan tersebut untuk mengembangkan usaha mereka,” ungkap  Deputi Akses Non Perbankan Bekraf, Syaifullah melalui  Kasubdit Perbankan Konvensional Dedy Ardiansyah,  saat pembukaan pelatihan, Rabu (6/3)di Hotel Axana Padang ..

Menurut Syaifullah, permodalan dan tata kelola keuangan dalam dunia usaha sangat mempengaruhi  pelaku ekonomi kreatif.  Diharapkan dengan pelatihan pengelolaan keuangan ini, dapat mendorong suksesnya pengembangan usaha  para pelaku ekonomi kreatif.

“Permodalan dan tata kelola keuangan usaha mempengaruhi usaha pelaku ekonomi kreatif.  Kegiatan pelatihan ini   adalah merupakan sebuah  upaya Bekraf  demi  memenuhi kebutuhan permodalan mereka dalam mengembangkan usaha sekaligus membantu mereka scaling up,” ucapnya.

Sesuai dengan tugas dan fungsinya, Deputi Akses Permodalan  ini  menyediakan  fasilitas untuk pelaku ekonomi kreatif dari enam belas subsektor dalam  mendapatkan akses pada sumber atau pemilik modal. Para pelaku ekonomi kreatif bisa mendapatkan  akses permodalan dalam berbagai macam bentuk hibah, modal ventura, atau pinjaman dari bank. Di Padang , Bekraf mempertemukan pelaku ekonomi  kreatif dengan perbankan konvensional untuk memenuhi kebutuhan permodalan dalam mengembangkan usaha. . Selama  sehari, pelaku ekonomi kreatif Padang belajar memahami prinsip pembiayaan dan persyaratan yang perlu dipenuhi untuk mengakses pembiayaan perbankan. Pelaku ekonomi kreatif Padang diharapkan dapat mengajukan proposal pembiayaan ke perbankan untuk mengembangkan usaha.

Dalam pelatihan ini, tampil sebagai pembicara,  Ahmad Gozali,  penulis buku “Habiskan Saja Gajimu”,  Dalam  paparannya, Ahmad  memberikan trik sederhana  untuk mengelola keuangan  bagi usaha kecil. Setiap usaha perlu pencatatan keuangan.  “Pergerakan usaha itu  perlu dicatat agar pemilik usaha bisa menggunakan catatan itu sebagai dasar menetapkan strategi usaha. Bisnis tanpa akuntansi layaknya seorang pengemudi tanpa arah,” ujarnya

Selain itu, yang menurut Ahmad  tak kalah penting adalah  memisahkan keuangan usaha dan pribadi. Hal ini untuk menghindari permasalahan keuangan yang banyak dihadapi pelaku ekonomi kreatif yaitu penggunaan uang usaha untuk kepentingan pribadi.  “Bila  mengambil uang bisnis untuk kepentingan pribadi, diluar kesepakatan,itu namanya korupsi,” tukasnya.

Selain Ahmad Gazali, dalam kelas pengelolaan  keuangan usaha, Bekraf juga mempertemukan pelaku usaha kreatif dengan pihak perbankan yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI). Sebagai pemateri  adalah Kustariningrum, Kepala Bagian Bisnis Program dan Kemitraan Kanwil BRI Sumbar.  Untuk menginspirasi pelaku usaha , Bekraf  menampilkan Nilamsari, owner Kebab Turki Baba rafi.

Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Sumbar, Yusrizal Chan ini digelar sehari penuh diikuti oleh lebih kurang 100 pelaku usaha kreatif di Padang.

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) merupakan lembaga pemerintah non kementerian yang bertanggungjawab di bidang ekonomi kreatif. Bekraf mempunyai tugas  membantu Presiden dalam merumuskan, menetapkan, mengoordinasikan, dan sinkronisasi kebijakan ekonomi kreatif di bidang aplikasi dan game developer, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film animasi dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, dan televisi dan radio. (nit)

Berita Terkait

Leave a Reply