Begini Cerita ITD, Pasien Pertama Covid-19 yang Dinyatakan Sembuh
  • Home
  • Berita
  • Begini Cerita ITD, Pasien Pertama Covid-19 yang Dinyatakan Sembuh

Begini Cerita ITD, Pasien Pertama Covid-19 yang Dinyatakan Sembuh

BUKITTINGGI – ITD (40) pasien positif corona virus disease (Covid-19) pertama yang dinyatakan sembuh di Sumatera Barat.

Perempuan berstatus ASN ini mengucap syukur kepada Allah, setelah berhasil lepas dari beratnya perjuangan selama masa isolasi.

“Alhamdulillah, saya sangat senang setelah hasil pemeriksaan kesehatan saya dinyatakan sembuh. Puji syukur kepada Allah, saya bisa melewati perjuangan berat melawan virus ini,” ungkapnya di Rumah Sakit Ahmad Mukhtar Bukittinģgi didampingi dokter Deddy Herman, yang menangani pasien Covid-19 di rumah sakit tersebut, Senin (6/4/2020).

ITD mengungkapkan, dia tidak mengetahui dimana dirinya terpapar wabah pandemik tersebut. Semua berawal dari perjalanan dinas ke Jakarta sebagai seorang ASN.

“Secara pasti saya tidak tahu bagaimana saya bisa terpapar, tapi ini berawal dari perjalanan dinas ke Jakarta,” ungkapnya.

Kembali dari perjalanan dinas, ITD merasakan gejala sesak nafas dan demam. Dia lalu menjalani perawatan di RSAM sejak tanggal 19 Maret 2020.

“Selama 19 hari saya diisolasi di RSAM, Alhamdulillah sekarang sudah dinyatakan sembuh,” ucapnya oenuh syukur.

Selama menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSAM, ITD mengaku mendapat banyak pelajaran berharga.

Masa isolasi memberikan banyak kesempatan baginya untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah, salat dan berdoa.

Selama isolasi, dia menjalani proses pengobatan dan kontrol yang baik dari petugas medis. Selain itu, ia tetap bisa berkomunikasi dengan keluarga melalui jaringan komunikasi seluler, sehingga menambah semangat untuk sembuh.

Wakil Ketua Tim Penanganan Covid-19 RS Ahmad Mukhtar, Deddy Herman menerangkan, ITD dinyatakan sembuh setelah hasil tes swab tenggorokan yang dikeluarkan oleh Pusat Diagnostik, dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) sebanyak dua kali hasilnya negatif.

“Hasil tes swab yang keluar hari ini merupakan hasil tes kedua. Hasil tes swab pertama keluar tiga hari lalu dengan hasil negatif. Namun hasil tes swab pertama waktu itu belum boleh diumumkan. Setelah hasil uji swab kedua negatif barulah pasien dapat dinyatakan sembuh,” terangnya.

Deddy menambahkan, hasil tes negatif pasien tersebut juga sudah sesuai aturan dari Kementrian Kesehatan dan WHO (Organisasi Kesehatan Dunia). Kepulangan pasien langsung dilakukan hari ini.

“Namun kita tetap mengingatkan pasien untuk mengisolasi diri dulu secara mandiri, tidak kontak fisik dulu dengan keluarga selama 14 hari. Beristirahat yang cukup, dan menjaga asupan gizi serta banyak minum air putih,” ujarnya. (y/f)

Berita Terkait

Leave a Reply