
SAWAHLUNTO – Bangunan kios “bagonjong” di tepi Batang Lunto Kelurahan Pasar Kota Sawahlunto sebagian besar dalam kondisi rusak. Kondisi bangunan kios yang berjejer di pinggir sungai itu dinilai warga mengurangi estetika Kota Sawahlunto sebagai daerah wisata Kota Tua.
Salah seorang warga kota, M Syafri menyebutkan kondisi bangunan tersebut sudah terlihat rusak dan tidak kunjung diperbaiki sejak beberapa waktu. Bahkan, diantara kios ada yang sudah tidak dipakai untuk berjualan lagi dan beralih fungsi.
“Banyak bagian bangunan yang terlihat sudah keropos terutama di bagian belakang. Kondisi ini tentu merusak pemandangan kota,” kata Syafri, Kamis (15/4/2021).
Terpisah, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Kota Sawahlunto Bembi Fernanda membenarkan kondisi bangunan kios bagonjong tersebut. Menurutnya, kios itu membutuhkan perbaikan atau renovasi.
“Namun tahun ini tidak ada dalam anggaran tahun ini. Kegiatan yang direncanakan adalah normalisasi Batang Lunto pada tahun 2022 mendatang. Apakah bangunan kios itu direnovasi atau malah digusur,” kata Bembi.
Menurut Bembi, dalam proses perencanaan belum jelas, apakah ada pekerjaan renovasi bangunan kios dimasukkan dalam anggaran tahun 2022. “Atau malah sebaliknya bangunan kios itu digusur nantinya,”tutupnya. (Tumpak)






