
PADANGPANJANG – Bank Nagari Cabang Kota Padangpanjang melakukan presentasi penerapan teknologi digital dan implementasi e-Retribusi dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kepada Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang di ruang VIP Balaikota, Kamis (9/7).
Walikota Padangpanjang, H. Fadly Amran, BBA berharap program e-retribusi ini dapat secepatnya diimplementasikan di seluruh sektor terutama di sektor perdagangan di Kota Padangpanjang.
“Yang perlu kita ciptakan itu adalah Cashsless society, setiap transaksi tercatat dan dapat dengan mudah dilacak, sehingga kita dapat menganalisa dan mengontrol pengeluaran dengan lebih efektif, “ujarnya.
Fadly juga berharap dalam tiga tahun ini semuanya full Cashsless, dan tidak ada lagi pendapatan yang tidak cashless termasuk parkir dan retribusi lainnya.
“Intinya adalah kedepan kita mau semua income (pendapatan) kita cashless, walaupun sulit nanti kita pun juga sudah siapkan dengan insentif – insentif yang akan diberikan, mungkin untuk tahap pertama untuk cashless parkir bisa kita kasih berupa discount “ucapnya.
Kepala Cabang Bank Nagari Kota Padangpanjang, Zulhendri, SE menjelaskan E-Retribusi adalah sebuah sistem yang disediakan oleh Bank Nagari berbasis WEB untuk membantu Pemda dalam pengelolaan retribusi secara digital dalam rangka meningkatkan PAD.
“Sehingga terciptanya efektifitas, efisiensi, akuntabilitas transaksi retribusi bagi Pemerintah Daerah, sistem ini juga menyediakan eksekutif report untuk pejabat pemda, “jelasnya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padangpanjang, Sonny Budaya Putra, AP, M.Si, Kepala OPD terkait dan Perwakilan dari Bank Nagari Provinsi Sumatera Barat. (de)






