
PASAMAN BARAT – Tim SAR mengevakuasi 250 warga yang terjebak banjir di Jorong Rantau Panjang, Kecamatan Sasak Ranah Pasisia, Kabupaten Pasaman Barat-Sumbar, Jumat (9/11).
“Banjir terjadi setelah meluapnya aliran Sungai Batang Pasaman dan merendam pemukiman penduduk setinggi 70-150 centimeter,” kata Kepala Pelaksana BPBD Tri Wahluyo pada Padangmedia.com.
Ia menjelaskan, derasnya air luapan sungai menyulitkan Tim SAR mengevakuasi warga yang dibantu dengan perahu karet.
Tim SAR gabungan hanya bisa membawa 12 orang warga dalam perahu tersebut.
“Proses pengangkutan warga ini memakan waktu 45 menit,” ujarnya.
“Banjir mulai menutup kawasan ini sejak sore kemarin,” ujar Tri Wahluyo.
Ia menambahkan, selain Rantau Panjang, banjir juga merendam di tiga jorong lainnya yang ada di Kenagarian Sasak, yakni Jorong Pondok, Pasa Lamo dan Padang Halaban.
“Semua jorong tersebut berada di wilayah teritorial Kecamatan Sasak Ranah Pasisia. Banjir juga mengakibatkan terganggunya akses transportasi,” jalasnya.
“Kita akan berupaya tuntaskan evakuasi warga hari ini. Namun masih ada juga warga yang tidak ingin di ungsikan padahal resiko sangat tinggi jika mereka tetap bertahan,” tambah dia.
Terkait evakuasi, sebut dia, semua warga yang diangkut dari Rantau Panjang akan dikumpulkan di Kecamatan Sasak Ranah Pasisia. Pasalnya daerah itu adalah muara sungai yang meluap sehingga merendam desa tersebut.
( Ucok bndrn )






