
PADANG – Bocah 3,5 tahun, Sauqi Putra Dylan, terbaring tak berdaya di salah ruangan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil Padang. Menurut diagnosa dokter, balita malang itu mengalami pembekakan di bagian otaknya.
Keluarga tidak tahu nama penyakit yang menghinggapi bocah Sauqi. Sang ayah, Kiki Ayunda (25), hanya menyerahkan penanganan anaknya kepada tim medis rumah sakit, sembari berdoa agar Allah SWT memberikan kesembuhan kepada anaknya.
Sudah sepuluh hari Sauqi dirawat. Sejauh itu belum menunjukkan perkembangan menggembirakan. Ayah dan kakeknya bergantian menunggui Sauqi.
Sementara kebutuhan biaya diluar jaminan kesehatan harus tetap dipenuhi. Kiki yang biasa “main batu akik” untuk menafkahi hidupnya terpaksa ditinggalkan sementara demi Sauqi.
Sejak istri, ibunda Sauqi meninggal beberapa tahun lalu, Kiki bersama kakek menjadi pengasuh dan pengayom buah hatinya yang malang itu. Hati ayah itu kian miris memandangi anak yang tersambung dengan slang infus dan oksigen. Harapannya, Sauqi bisa sembuh dan menjalani kehidupan anak-anak lainnya serta membesarkannya hingga kelak bersekolah dan mencapai cita-cita.
Di tengah himpitan beban dan keputusasaan itu, Kiki mendapatkan “sitawa sidingin” dari rekan-rekannya sesama penggelut batu akik. Komunitas yang memiliki rasa solidaritas dan persaudaraan yang tinggi ini menggalang donasi. Selain dari sesama komunitas, juga dari dermawan lainnya.
Tidak kurang dari bakal calon legislatif (bacaleg) PKS Dapil V (Padang Barat, Padang Utara dan Nanggalo) Arnedi Yarmen dan Bacaleg PKS Dapil I (Koto Tangah) ikut “badoncek” buat Sauqi. Bahkan kedua bacaleg Kota Padang ini langsung menyerahkan bantuan kepada keluarga bersama beberapa anggota komunitas pecinta batu akik.
“Terlepas dari saya sebagai calon legislatif, tapi ini soal kemanusiaan. Hati siapa yang tidak akan terpanggil mendengar penderitaan dari warga yang kebetulan dekat di sekitar kita,” ujar Arnedi ketika berada di ruang pasien, Jumat (3/8/2018) siang kemarin.
Arnedi yang baru-baru ini sukses sebagai Ketua Tim Pemenangan Mahyeldi – Hendri Septa dalam Pilkada Padang juga mengimbau kepada para dermawan lainnya untuk turut badoncek. Hal itu sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan terlebih untuk rekan senasib, sepenanggungan.
Senada dengan Arnedi, bacaleg Dapil I Punardi mengatakan, memberikan perhatian bukan saja karena ada agenda politik. “Tujuan politis hanya akan menghapuskan nilai amal di mata Allah,” sebutnya.
Seiring dengan niat baik berdonasi dan doa dari semua pihak yang empati terhadap Sauqi, semoga Sauqi diberi kesembuhan oleh Yang Kuasa, aamiin.(der)






