
PADANG – Setelah sukses di perhelatan pertamanya tahun 2017 lalu, Liga Dangdut (LIDA) Indonesia kembali menghelat ajang pencarian bakat penyanyi dangdut untuk kedua kalinya tahun ini. LIDA sukses menyedot perhatian masyarakat tanah air karena audisinya dilaksanakan di seluruh provinsi. Museum Rekor Indonesia (MURI) pun memberikan pengakuan dan penghargaan sebagai program pencarian bakat dengan peserta dari provinsi terbanyak tahun 2017.
Mengulang sukses pada debut perdananya, program yang digeber oleh Indsiar, salah satu stasiun televisi nasional ini kembali menggelar audisi mulai Minggu, 7 Oktober 2018. Audisi diawali di Padang, Tanjung Pinang dan Jambi dan akan dilanjutkan pada pekan berikutnya di provinsi lainnya.
“Pekan pertama audisi LIDA akan berlangsung serentak di tiga provinsi yaitu di Padang (Sumatera Barat), Tanjung Pinang (Kepulaun Riau) dan Kota Jambi (Provinsi Jambi),” kata PSRD Divison Head LIDA Indonesia, Ekin Gabriel di sela-sela pelaksanaan audisi di aula kantor gubernur Sumatera Barat di Padang, Minggu (7/10).
Seperti tahun lalu, lanjutnya, audisi boleh diikuti oleh peserta berusia 15 sampai 25 tahun. Calon peserta hanya boleh mengikuti audisi di provinsi sesuai dengan keterangan yang terdapat pada identitas kependudukannya. Pendaftaran bisa dilakukan langsung pada saat audisi atau bisa melalui pesan aplikasi whatsapp yang sudah disediakan oleh panitia.
“Pendaftaran tidak dikenakan biaya apapun, formulir pendaftaran dapat diambil secara gratis,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ekin menerangkan, LIDA 2 ini akan berlangsung semakin kompetitif. Audisi dilakukan untuk mendapatkan 10 orang peserta terbaik dari masing-masing provinsi. Data peserta terbaik ini akan dibawa ke Jakarta untuk proses seleksi menuju Duta Dangdut Terbaik Provinsi.
“Duta terbaik dari seluruh provinsi inilah yang nantinya akan berkompetisi untuk meraih terbaik tingkat nasional,” terangnya.
Ekin menyampaikan melalui LIDA 2 ini, Indosiar berharap dapat menjadi program yang inspiratif dan akan melahirkan idola Indonesia dengan kualitas vokal dangdut terbaik untuk meramaikan blantika musik tanah air.
Sekedar tambahan, Liga Dangdut (LIDA) Indonesia pertama tahun lalu telah menyedot perhatian masyarakat Sumatera Barat. LIDA telah menjulangkan nama Arif Firmansyah, mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) karena berhasil masuk tiga besar ajang tersebut. Saat ini, Arif juga tengah mengadu kebolehan di ajang Duta Dangdut Asia (DDA). Masyarakat Sumatera Barat berharap tahun ini ada peserta yang mengikuti jejak Arif. (fdc)






