
PADANG PARIAMAN – Petarung Sawahlunto Wahyu Kurnia di kelas 46Kg – 50Kg Cabang Olahraga (Cabor) Tarung Derajat masuk final setelah mengalahkan atlet perwakilan Payakumbuh. Sementara, atlet putri, Gita di kelas 58 kg sampai 61 kg bersama Jihan di kelas 52 kg – 54 kg harus tunduk setelah kalah di semi final, Senin (26/11).
“Ya, atlet kita untuk harapan mendapatkan emas hanya ada pada Wahyu saja sekarang. Empat perunggu sudah di tangan untuk sementara ini,” ujar Rasudin, pelatih usai laga perempat final.
Dikatakannya, final akan diselenggarakan Selasa (27/11) di tempat yang sama di GOR Nagari Sungai Asam, Kecamatan 2 X 11 enam Lingkung “Saya harap warga Sawahlunto turut memberikan support pada Wahyu dalam menghadapi final ini dalam membawa nama Kota,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Tarung Drajat, Ismed mengatakan optimis pada peraihan emas di laga final nanti. Ia yakin Sawahlunto akan dapat meraih satu emas yang akan menjadi emas satu satunya dari Tarung Drajat.
“Saya minta pada seluruh masyarakat Sawahlunto untuk dapat memberikan motivasi ataupun doa agar atlet kita berlaga dengan maksimal dan meraih prestasi sesuai dengan kemampuan mereka,” ujarnya.
Ditambahkan Novriadi yang juga sang pelatih cabor Tarung Derajat Sawahlunto, 20 atlet diturunkan pada gelaran olahraga paling bergengsi di Sumbar tersebut.
“Kita menurunkan 20 atlet yang didampingi 5 oficcial dengan rincian 10 atlet putra dan 10 atlet putri,” katanya.
Dikatakannya, dari awal tidak ada target khusus dalam Porprov kali ini. Namun, pihaknya menanamkan pada atlet asuhannya minimal bisa mempertahankan capaian pada Porprov 2016 lalu di Kota Padang.
“Walau belum bisa mempertahankan medali sebelumnya. Namun, kami akan terus belajar dari kesalahan dan akan terus memberikan pelatihan terbaik untuk atlet,” pungkasnya. (tumpak)






