Asrinaldi Nilai Jokowi Tidak Fokus

Asrinaldi Nilai Jokowi Tidak Fokus

PADANG – Pengamat politik Universitas Andalas (Unand) Asrinaldi menilai, gaya kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) aneh dan tidak fokus kepada sumber masalah, terkait kasus dugaan penistaan agama yang disangkakan kepada mantan wakilnya semasa jadi gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

“Gaya kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) cukup aneh ketika menyelesaikan persoalan menyangkut isu SARA, dengan terduga rekan sejawatnya saat memimpin DKI Jakarta,” kata Asrinaldi, Kamis (1/12).

Dia menyoroti gaya kepemimpinan Jokowi yang tidak fokus tersebut. Jokowi sibuk kesana kemari, mendatangi pesantren dan ulama namun proses hukum kasus dugaan penistaan agama yang sedang berjalan terkesan lamban.

Asrinaldi bahkan menyoroti soal adanya tudingan isu makar, terkait aksi umat Islam yang mendesak proses hukum terhadap kasus dugaan penistaan agama tersebut. “Tudingan itu terlalu dini. Harusnya Presiden menunjukkan sikap yang membuat tenang bukan menuduh dan membuat kekhawatiran baru,” sarannya.

Dia mengkhawatirkan, sikap itu menjadi preseden buruk dalam berdemokrasi di Indonesia sejak reformasi tahun 1998. Pemerintah mestinya harus menumbuhkan rasa percaya sebab rasa ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintah berdampak buruk kepada pembangunan, berbangsa dan bernegara. (feb)

Berita Terkait

Leave a Reply