
MENTAWAI – Menghadapi arus mudik di Pelabuhan Tuapeijat, Kepolisian Resort (Polres) Kepulauan Mentawai yang tergabung dalam kegiatan operasi pengamanan mudik lebaran menyiapkan pos pengamanan di area Kantor Dinas Perhubungan Tuapeijat Km.0 Kabupaten Kepulauan Mentawai. Operasi pengamanan tersebut akan berlangsung selama 16 hari ke depan.
Komandan Jaga Operasi Ramadniya, Aiptu Yanuar kepada padangmedia.com, Selasa (20/6) menyebutkan, selama operasi pengamanan mudik 2017 didukung oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebanyak 6 personil, Dinas Perhubungan Mentawai 10 orang, Tim kesehatan 4 orang, Basarnas 2 orang dan Pramuka Saka Bhyangkara 6 orang ditambah personil Polres mentawai. Jumlah keseluruhan yang bertugas di pos pengamanan sebanyak 30 orang secara bergantian. Dari dari Polres Mentawai sendiri sebanyak 75 orang yang disiagakan dalam operasi Ramadniya, baik yang melakukan patroli maupun yang disiagakan diberbagai tempat keramaian.
Sementara, untuk pengamanan rumah yang ditinggal, petugas sudah disiagakan untuk melakukan patroli minimal 3 jam dibagi menjadi tiga zona, yaitu dari km.0 sampai km.5 satu tim, km 5 sampai km.9 satu tim dan km.9 sampai Desa Goiso’oinan satu tim. Tim akan berpatroli setiap hari secara bergantian.
“Kegiatan patroli ini guna mencengah tindakan kriminal yang terjadi di wilayah hukum Polres Kepulauan Mentawai, karena akhir-akhir ini pencurian di rumah kosong semakin meningkat,” ujarnya.
Sementara, pengamanan arus mudik dilaksanakan bukan hanya di wilayah Tuapeijat saja, personil juga sudah disiagakan di setiap Polsek yang berada di empat pulau. Guna pengamanan masuk kapal dan keluarnya kapal serta dilakukan patroli, tiga personil bertugas secara bergantian, tukasnya. (ers)






