
SAWAHLUNTO- Pemerintah Kota Sawahlunto melalui Dinas Pertanian
menurunkan tim gabungan melakukan eliminasi anjing liar. Kegiatan untuk menekan penularan penyakit rabies itu akan dilaksanakan secara bertahap di empat kecamatan.
Kepala Seksi Kesehatan Hewan, Perikanan dan Kesehatan Masyarakat
Veteriner Dinas Pertanian Kota Sawahlunto Ade Putra Pratama menerangkan, eliminasi anjing liar tersebut dilakukan karena sudah
meresahkan dan atas permintaan masyarakat.
“Kegiatan eliminasi anjing liar ini merupakan kegiatan rutin sekaligus menjawab permintaan beberapa kelurahan dan desa yang sudah mengajukan permohonan eliminasi,” kata Ade, Jumat (24/9/2021).
Dia merinci kegiatan eliminasi dimulai di Kecamatan Talawi, pada Senin (20/9/2021) lalu. Tim berhasil mengeliminasi 24 ekor anjing liar. Kemudian berlanjut ke Kecamatan Barangin berhasil mengeliminasi 24 ekor.
Berikutnya, Selasa (22/9/2021) kegiatan berlanjut ke Kecamatan Silungkang sebanyak 26 ekor tereliminasi, dan di Kecamatan Lembah Segar pada Kamis (23/9) lalu mengeliminasi anjing liar
sebanyak 15 ekor.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kota Sawahlunto Drh Feri A
Octaviantris menerangkan, eliminasi anjing liar di pemukiman penduduk
merupakan kegiatan rutin. Sebagai upaya mengendalikan populasi salah satu hewan penular rabies tersebut.
“Kegiatan eliminisi melibatkan tim terpadu yang terdiri dari tim medis, TNI dan Polri, Satpol PP serta anggota Persatuan Olahraga Buru babi (Porbi)” jelasnya. (Tumpak)






