
PADANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat asal Kota Padang, Yuliarman mendukung proyek pelebaran Jalan Khatib Sulaiman. Ruas jalan dua jalur tersebut dinilai sudah saatnya diperlebar mengingat intensitas kendaraan semakin padat.
“Jalan Khatib Sulaiman merupakan jalur penting bagi pusat pemerintahan Sumatera Barat serta kantor-kantor perwakilan instansi vertikal. Pelebaran jalan ini tentunya sangat dibutuhkan dan hendaknya mendapat dukungan dari semua pihak,” katanya, Rabu (7/4).
Hal yang penting diperhatikan dalam pelaksaan proyek pelebaran tersebut menurut Yuliarman adalah keberadaan median jalan, taman dan trotoar. Dia memaklumi, pelebaran tersrbut akan mempersempit lahan untuk taman dan median jalan namun harus tetap disediakan.
“Meskipun nantinya akan berkurang, taman dan median jalan serta trotoar harus tetap tersedia,” tegasnya.
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat asal Kota Padang lainnya, Albert Hendra Lukman menambahkan, upaya memperlebar badan jalan Khatib Sulaiman memang sudah waktunya dilakukan mengingat perkembangan kota yang semakin pesat. Intensitas kendaraan yang melintas di jalur utama tersebut sudah semakin padat karena sepanjang jalan ada kantor-kantor pemerintah.
“Jalan Khatib Sulaiman merupakan jalur utama yang sudah waktunya dilakukan pelebaran seiring intensitas kendaraan yang semakin padat. Ada banyak kantor pemerintah dan fasilitas penting di jalur tersebut sehingga arus lalulintas sangat padat,” ujarnya.
Meski demikian, Albert juga mengingatkan agar proyek tersebut tidak mengabaikan sektor lain seperti estetika dan tata kota. Keberadaan taman dan trotoar harus dijaga agar tidak terjadi benturan kepentingan.
Kemudian, hal lain yang harus menjadi perhatian, menurutnya, adalah saluran air atau drainase. Saluran air menjadi masalah besar di kemudian hari jika tidak dituntaskan secara bersamaan dengan pengembangan jalan.
Sementara itu, terpantau proyek pelebaran jalan Khatib Sulaiman sudah mulai dikerjakan. Peralatan berat mulai melakukan pembongkaran terhadap median jalan. Pekerjaan dimulai dari depan gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat. (fdc)






