AGAM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Agam Masrizal meminta masyarakat untuk lebih cerdas dalam menggunakan media sosial berbasis internet. Semakin tingginya penggunaan telepon cerdas (smartphone) membuat perkembangan media sosial dan informasi digital semakin pesat dan tak terbendung.
“Perkembangan teknologi informasi tidak bisa dihindari. Interaksi masyarakat di media sosial semakin kuat seiring perkembangan perangkat komunikasi cerdas saat ini. Yang perlu dilakukan adalah masyarakat harus cerdas dalam memanfaatkan teknologi itu,” sarannya, Jumat (19/1).
Melalui perangkat telepon pintar sekarang ini, berbagai informasi dari seluruh dunia bisa diakses dengan bermacam aplikasi jejaring sosial. Informasi itu juga bisa dibagikan dalam hitungan detik kepada pengguna lainnya.
“Kalau untuk informasinya jelas dan bermanfaat tentu tidak masalah. Namun banyak juga informasi yang menyesatkan (hoax) bahkan bernada provokasi. Ini yang harus disikapi dengan cerdas oleh masyarakat,” ujarnya.
Dia mengingatkan, pengaruh jejaring sosial dewasa ini sangat besar karena hampir semua orang memiliki akses. Informasi dari media sosial beredar dari satu pengguna ke pengguna lain atau langsung di ruang publik dunia maya tanpa ada yang membendung.
Hal yang harus dilakukan oleh masyarakat pengguna jejaring sosial menurut Masrizal adalah cerdas memilah dan memilih. Baik saat menerima sebuah informasi maupun ketika akan berbagi informasi. Jangan jadikan media sosial sebagai alat untuk menebarkan ujaran kebencian, menghasut, fitnah dan sebagainya.
Dia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan media sosial sebagai sarana untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, mengganggu kerukunan dan kedamaian antar sesama dan sebagainya.
“Saya berharap masyarakat bisa bijak dalam menggunakan Sosmed, jangan jadikan sosmed sebagai alat untuk menebar kebencian bahkan menjadi sarana yang memicu perpecahan antar sesama,”tutupnya. (fajar)






