Anggau Dimasak dengan Berbagai Kreasi, Kaya Cita Rasa
  • Home
  • Berita
  • Anggau Dimasak dengan Berbagai Kreasi, Kaya Cita Rasa

Anggau Dimasak dengan Berbagai Kreasi, Kaya Cita Rasa

Peserta lomba memasak anggau dalam rangkaian Festival Muanggau di Mentawai. (ers)
Peserta lomba memasak anggau dalam rangkaian Festival Muanggau di Mentawai. (ers)

MENTAWAI – Anggau, sejenis kepiting endemik di Mentawai dimasak menjadi berbagai kreasi masakan hingga menjadi olahan kaya cita rasa. Berbagai kreasi makanan tersebut dibuat peserta dalam lomba memasak anggau yang diadakan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kepulauan Mentawai dalam rangkaian kegiatan Festival Muanggau.

Kepala Disparpora Mentawai, Desti Seminora Sababalat saat lomba memasak kepiting endemik di lokasi Dusun Mapaddegat Kecamatan Sipora Utara, Rabu (6/9) menyebutkan, peserta terdirii dari lima kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 3 orang.

Dalam memasak kepiting endemik tersebut, peserta tidak ditentukan berapa macam menu yang akan dibuat. Peserta bisa membuat hasil masakan sesuai dengan kreasi masing-masing dalam menyajikan makanan yang kaya cita rasa.

Hasil masakan setiap peserta ditentukan dengan karya masing-masing kelompok, namun pada prinsipnya memasak kepiting endemik tersebut bagaiamana hasil masakan itu bisa menyuguhkan kepada tamu wisatawan yang berkunjung kementawai bisa ketagihan.

“Kaya rasa dalam menciptakan menu yang enak, bisa mendatangkan orang banyak, apalagi mentawai identik dengan banyaknya wisata yang berada di empat pulau besar, akan lebih banyak lagi wisatawan datang berkunjung ke bumi sikerei”.

Tentunya moment tersebut, kata Desti Seminora memang jarang di jumpai, bahkan sama sekali tidak ada. Untuk mendapatkan kepiting endemik mentawai itu hanya bisa dapat sekali dalam satu tahun, jadi dengan digelar festival muaggau ini merupakan terobosan untuk mengenalkan kepada dunia luar, bahwa aktivitas muaggau di mentawai inilah yang sebenarnya, bukan tempat mencari jodoh, tuturnya.

Ia menambahkan, dalam lomba memasak baham utamanya adalah aggau (kepiting endemik), setiap peserta dituntut, bagaimana bisa menghasilkan masakan yang bisa di nikmati wisatawan domestik ata mancanegara dengan cita rasa kuliner dalam bentuk kolaborasi ala modren dan tradisional, tukasnya (ers).

Berita Terkait

Leave a Reply