
JAKARTA – Ribuan buruh dari seluruh Indonesia menggelar aksi unjuk rasa memperingati Hari Buruh atau May Day, Selasa (1/5) di Jakarta. Aksi diawali dengan menggelar orasi di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat sejak pagi harinya.
Politikus senior Amien Rais ikut ambil bagian dalam unjuk rasa tersebut. Selain Amien, sejumlah politikus lainnya yang hadir adalah Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, dan anggota DPR Dede Yusuf.
Amien Rais dan Fadli Zon juga ikut menyampaikan orasinya. Amien menyatakan, pemerintahan Jokowi-JK saat ini telah membuat kebijakan yang membuat TKI susah mencari kerja di luar negeri, tapi tenaga kerja asing malah berbondong-bondong datang ke Indonesia.
Amien menyebut, saat ini jumlah pekerja asing yang masuk ke Indonesia sudah mencapai ratusan ribu. Amien minta Presiden agar secepatnya mencabut Perpres Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing.
Selain mereka, Yusril Ihza Mahendra juga terlihat bersama massa dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Yusril disebut-sebut akan mendampingi KSPI menggugat Perpres Nomor 20 Tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asing.
Massa KSPI berorasi di depan Istana Negara, Jakarta Pusat dan siangnya bergerak ke Istora Senayan. Unjuk rasa Hari Buruh akan terpusat di Istora Senayan.
Seperti terlihat dari sejumlah laporan televisi nasional sekitar pukul 13.00 WIB, ribuan pekerja dari berbagai serikat buruh telah berkumpul. Di antaranya, tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Selain itu, ada serikat buruh dari FSPMI, FSPKEP dan lain-lain. Diperkirakan massa akan mencapai sekitar 150 ribu orang. Di Istora Senayan, massa buruh KSPI akan mendeklarasikan Ketum Gerindra Prabowo menjadi capres 2019. (rin/*)






