
PONTIANAK —- Sekretaris Daerah Propinsi Sumatera Barat Drs. Alwis, tak mampu menutupi rasa harunya saat Qoriah dari Sumatera Barat Anissaul Malikhah mengumandangkan suaranya pada penutupan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) ke XXVI di Pontianak Kalimatan Barat, Jumat malam (5/7)
“Haru, bangga dan senang tentunya. Apalagi dalam penutupan itu juga dhadiri oleh Menteri Agama RI,” ungkap Alwis dengan perasaan yang sulit diungkapkan.
Namun, katanya, rasa senang itu tak boleh membuat kita puas. Sumatera Barat masih harus lebih banyak berbenah dalam meningkatkan potensi Qori dan Qoriah Sumatera Barat. Sebab kafilah STQH daerah lain juga berkembang sangat baik.
“Dalam penyelenggaraan STQH kafilah Sumatera Barat saat ini hanya meraih peringkat 7. Kedepannya kita mesti berupaya semaksinal mungkin meningkatkan prestasi lagi karena tahun 2020, Sumbar adalah tuan rumah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an ke XXVIII,” ujar Alwis disela acara penutupan yang berlangsung di alun-alun Kota Pontianak Kalimantan Selatan.

Sebagai daerah yang berfilosofikan adat basandi syarak-syarak basandi kitabullah (ABS-SBK), tambah Alwis, budaya Islam merupakan jatidiri masyarakat Minang. Tentunya pada MTQ ke XXVIII nanti, Sumbar mampu memberikan yang terbaik bagi Indonesia.
“Melihat potensi besar yang dimiliki Sumatera Barat kita berharap para qori dan qoriah Sumbar mampu memperlihatkan prestasi terbaiknya dalam MTQ 2020 yang diselenggarakan di ranah Minang. Doa dan dukungan masyarakat Sumatera Barat baik di ranah dan rantau amat diharapkan. Sukses penyelenggaraan, sukses prestasi dan sukses dalam pelayanan, adalah bagian yang tak terpisahkan pada helat MTQ Nasional ke XXVIII bagi Sumbar,” harapnya.
Beberapa prestasi kafilah Sumbar dalam STQH ke XXVI di Pontianak antara lain, dalam cabang Tahfiz 1 jus, meraih peringkat III terbaik. Final cabang tahfiz 1 jus tilawah putra Sumbar atas nama Fadlan Mubarak yang bersaing dengan peserta dari DKI Jakarta dan Sumatera Utara.

Pada pagi harinya Jum’at (5/7/2019) Sekda propinsi Sumbar juga menyempatkan i membezuk Riski, salah satu kafilah Propinsi Sumatera Barat yang sedang dirawat d rumah sakit Umum Tanjung Pura Pontianak . (nit/*)






