PADANG – Setelah sempat menjadi perdebatan sengit dan mengalami “deadlock”, perombakan alat kelengkapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat masa tugas tahun 2016 menemui kata sepakat. Komposisi keterwakilan fraksi- fraksi di lima komisi yang sebelumnya menjadi pemicu perdebatan akhirnya terpenuhi dengan masuknya seluruh fraksi di komisi- komisi.
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Hendra Irwan Rahim usai rapat paripurna penetapan alat kelengkapan DPRD tahun 2016 menjelaskan, dinamika yang terjadi saat penentuan keanggotaan komisi- komisi merupakan hal yang wajar. Pada ujungnya, tujuannya adalah untuk mencari komposisi yang pas diantara anggota dalam menjalankan tugas sesuai dengan bidang yang dibawahi oleh komisi bersangkutan.
“Memang sempat deadlock, namun dinamika ini adalah dalam rangka memaksimalkan potensi anggota dewan sesuai dengan bidang tugas komisi,” terang Hendra.
Dengan terbentuknya komposisi yang pas sesuai dengan bidang yang dikuasai oleh anggota dewan, ke depan diharapkan dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik lagi bagi masyarakat. Tantangan ke depan menurutnya akan semakin berat karena banyak hal kruisal yang harus dilakukan. Tahun 2016 merupakan tahun pertama bagi gubernur – wakil gubernur terpilih dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2015.
“Jadi, akan ada penyusunan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang tentunya akan menuntut kerja keras ditambah lagi tantangan ekonomi global Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan sebagainya,” ujarnya.
Dari komposisi komisi – komisi yang ditetapkan, komisi I yang pada draft sebelumnya beranggotakan 16 orang menciut menjadi 11 orang. Kemudian Komisi II yang sebelumnya hanya 5 orang dan menjadi pemicu munculnya perdebatan bertambah menjadi 9 orang sesuai dengan jumlah fraksi. Selanjutnya Komisi III tetap 10 orang, Komisi IV tetap 14 orang dan Komisi V menjadi 11 orang.
Hendra berharap, dengan telah ditetapkannya perombakan komisi- komisi dan alat kelengkapan DPRD lainnya, seluruh anggota dewan dapat menjalankan tugas lebih baik lagi dan berupaya semaksimal mungkin mencapai target- target kerja yang telah disusun dan dirancang. Komunikasi dan koordinasi yang baik akan sangat menunjang dalam pelaksanaan tugas tersebut sehingga perlu dibangun dengan baik kepada semua pihak. Anggota DPRD juga diharapkan untuk terus aspiratif dalam mendengarkan keluhan masyarakat. (feb)






