
BATAM – Perhelatan event Sumatera Barat Expo (Sumbar Expo) tahun 2017 berlangsung meriah, Kamis (9/11) di Lapangan Engku Putri Balai Kota Batam. Kemeriahan itu diisi dengan penampilan kesenian tari payung yang diperagakan oleh anak rantau serta dihadiri ribuan masyarakat Kota Batam.
Event tahunan ke-6 ini dihadiri langsung Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirudin, Wali Kota Batam Usman Draman dan bupati/walikota se-Sumbar. Dari Kabupaten Agam, dihadiri Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria, Ketua TP-PKK Agam Ny. Vita Indra Catri, Ketua GOW Agam Ny. Candra Trinda Farhan, Asisten Ekonomi dan Pembangunan H. Isman Imran, Kepala Dinas Perindag Aryati, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Jetson, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Fatimah, Kepala Dinas Pertanian Afdhal, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, Ermanto.
Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria di sela kunjungannya ke stand Agam mengatakan apresiasi dan sangat mendukung adanya kegiatan Sumbar Expo. Kegiatan itu dinilai membuka kesempatan bagi kabupaten/kota di Sumbar untuk mempromosikan daerah.
Menurut wabup, hal itu sangat membantu daerah dalam mempromosikan dan memperkenalkan potensi serta keunggulan daerah, baik potensi sumber daya alam maupun potensi UKM, sehingga sasarannya tidak hanya investor tapi juga khalayak banyak dan pengunjung pariwisata.
“Kita miliki semua potensi tersebut. Tinggal bagaimana mengekspos dan mem-branding-nya dalam kemasan yang bagus dan memiliki daya jual yang tinggi sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi orang yang ingin mencoba dan melihatnya,” ujarnya.
Trinda menjelaskan, di sektor pertanian pihaknya memajangkan kopi luak Palupuah, Kopi Sibarasok, Kopi Arabika, VOC, beras Ampek Angkek, beras kuriak kusuik dari Tilatang Kamang. Di sektor perikanan dan ketahanan pangan, Agam menampilkan olahan makanan industri rumah tangga seperti lele asap, dendeng lele, kerupuk ubi, kerupuk labu dan beraneka ragam makanan olahan rumah tangga.
Sedangkan di sektor UKM, melalalui Disperindag, pihaknya menampilkan kerajinan sulaman tangan, perak, souvenir, bordir dan anyaman bambu. Sementara disektor pariwisata menampilkan video visual dan buku panduang wisata. (fajar)






