Hujan Deras Wilayah Agam, Longsor Banjir dan Pohon Tumbang di Beberapa Titik
  • Home
  • Agam
  • Hujan Deras Wilayah Agam, Longsor Banjir dan Pohon Tumbang di Beberapa Titik

Hujan Deras Wilayah Agam, Longsor Banjir dan Pohon Tumbang di Beberapa Titik

AGAM – Hujan deras yang terjadi merata di Kabupaten Agam sejak sore hingga malam tadi (Minggu, 24/11), menyebabkan sejumlah bencana di beberapa titik.

Informasi yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, bencana berupa banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang, menerjang beberapa tempat dan pemukiman warga.

Kepada Padangmedia.com, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Syafrizal mengungkapkan, meski tak menimbulkan korban jiwa, namun warga yang terdampak bencana mengalami kerugian secara materil.
“Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang jadi penyebab bencana tersebut”kata Syafrizal, di Lubuk Basung, Senin (25/11).

Ia merinci, untuk bencana banjir terjadi di Jorongan Gantiang, Nagari Sitanang, Kecamatan Ampek Nagari. Akibatnya puluhan rumah terendam air keruh bercampur lumpur. Pihak BPBD telah melakukan pendataan dan penanganan di lokasi tersebut.

Lanjut Syafrizal, bencana tanah longsor menerjang Jorong Koto Baru, Nagari Koto Tuo, Kecamatan IV Koto. Material longsor menutupi sebagian akses jalan sepanjang tiga meter dengan tinggi dua meter.

Lalu tanah longsor juga terjadi di kelok 44, tepatnya Kelok 3 Jorong Pasa Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya. Material longsor menutupi badan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas.

“Satgas BPBD Agam bersama instansi terkait lainnya langsung melakukan penanganan material tanah longsor tersebut. Kami juga langsung berkoordinasi dengan Dinas PU Provinsi Sumbar untuk menurunkan alat berat,”jelasnya.

Sedangkan bencana pohon tumbang, lanjutnya, terjadi di Jembatan Lambah Dareh, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari. Akibatnya arus lalu lintas sempat lupuh akibat tertutup material pohon. “Setelah dilakukan evakuasi oleh Satgas BPBD, arus lalu lintas kembali normal.

Dengan begitu, Syafrizal menghimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan yang cukup tinggi dan terjadinya beberapa titik bencana sejak beberapa hari terakhir.

“Selalu waspada dan kurangi aktivitas di luar ruangan jika cuaca sedang ekstrim,”tutup dia.

Berita Terkait

Leave a Reply