
PADANG – Seni musik Qasidah akan dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah. Diwacanakan, seni musik religius ini akan menjadi muatan lokal dalam kurikulum. Diyakini, Qasidah memiliki dampak positif terhadap pendidikan generasi muda terutama dalam menanamkan nilai-nilai religi.
Wacana itu mengemuka dalam diskusi Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat dengan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Seni Qasidah (LASQI) Provinsi Sumatera Barat, di ruang komisi V, Senin (22/5).
Ketua Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat Hidayat menyebutkan, rencana tersebut akan dibicarakan dengan mitra kerja terkait.
“Ini akan dibicarakan dengan mitra kerja terkait untuk bisa dimasukkan sebagai muatan lokal dalam kurikulum sekolah,” kata Hidayat.
Dia menambahkan, melalui seni musik Qasidah, siswa bisa belajar dan mengembangkan diri. Kesenian Qasidah atau Rebana pada prinsipnya bisa dimodifikasi sesuai perkembangan musik masa kini, tidak vakum pada konsep tradisional.
“Dengan berbagai inovasi untuk memodifikasi dan improvisasi tentunya Qasidah akan menjadi musik yang tidak membosankan bagi siswa,” lanjutnya.
Sedangkan untuk LASQI sendiri, dia mendorong lembaga itu untuk terus mengembangkan seni musik Qasidah sehingga semakin memasyarakat dan berkembang. Untuk dukungan berupa anggaran, bisa dimasukkan sebagai dana hibah atau digabungkan dalam program kegiatan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD).
Ketua LASQI Sumatera Barat Ismail Usman menyambut baik dan sangat berharap dukungan dari DPRD terhadap seni musik Qasidah tersebut. Dia sangat berharap Qasidah bisa masuk dalam kurikulum sekolah.
“Kami yakin, kalau musik Qasidah bisa masuk dalam kurikulum, akan membawa perubahan bagi generasi muda ke depan karena memiliki nilai religius,” sebut mantan Kepala Kanwil Kemenag Sumatera Barat ini.
Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan bahwa tahun ini akan diadakan Festival Seni Qasidah tingkat nasional XXII di Kota Padang. Festival ini akan diikuti oleh sekitar 200 grup qasidah dari 34 provinsi di Indonesia. Dijadwalkan, fesitval akan digelar pada 18 November 2017 mendatang. (feb)






