
PASAMAN BARAT– Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pasaman Barat dengan Dinas Pendidikan melaksanakan berbuka puasa bersama dengan guru yang terdampak korban bencana gempa di Kabupaten Pasaman Barat
Kegiatan berbuka puasa bersama itu diadakan di Latifa jalur Tiga Dua Kamis (14/4), yang dirangkai dengan penyaluran bantuan uang tunai terhadap guru yang menjadi korban gempa yang terjadi belum lama ini
Ketua PGRI Kabupaten Pasaman Barat A. Maulana Lubis didampingi Seketaris Efri Syahputra mengatakan, kegiatan ini selain menjalin tali silaturahim dan mempererat rasa kebersamaan kita berikan juga bantuan bagi guru yang menjadi korban gempa di Kabupaten Pasaman Barat,
” Alhamdulilah dari hasil penggalangan donasi PGRI Propinsi Sumatera Barat maupun Kabupaten/ Kota telah terkumpul sebesar Rp 145 Juta ditambah dengan bantuan Pengurus PGRI pusat senilai RP 15 juta,” ujar Maulana
Jika ditotalkan seluruhnya, tambah Maulana, jumlahnya adalah sebesar Rp 160 juta. Pada kesempatan itu diserahkan uang tunai Rp 110 juta untuk 204 orang guru terdampak, ditambah dengan sepuluh unit huntara bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Barat
Menurutnya, bantuan itu wujud kepedulian PGRI Pasaman Barat dengan Dinas Pendidikan Pasaman Barat peduli terhadap bencana dan pendidikan anak – anak, apalagi terhadap guru yang terdampak bencana di Kabupaten Pasaman Barat,
Ia berharap, PGRI Pasaman Barat semakin kompak dan peka dalam memperjuangkan nasib angota yang terdampak bencana tersebut. Terima kasih untuk kita semua yang hari ini terus membangun nilai kekeluargaan dan persaudaraan
Sementara itu, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Pasaman Barat Sofiyan Piliang mengatakan, PGRI Pasaman Barat bersama dengan Dinas Pendidikan telah membangun 20 unit Huntara untuk guru yang menjadi korban gempa,
“Sepuluh dari PGRI Pasaman Barat dan 10 lagi dari Dinas Pendidikan dan dalam waktu dekat ini juga akan kita bangun sepuluh unit lagi huntara untuk guru yang menjadi korban gempa” pungkasnya (bud)






