
PASAMAN BARAT, — Anggota DPRD Propinsi Sumatera Barat, Fraksi Gerindra Khairuddin Simanjuntak melakukan reses di Kabupaten Pasaman Barat tepatnya di Yayasan Pondok Pesantren Alin Tagak Kecamatan Gunung, Sebelumnya, KHairudding melakukan hal yang sama di kabupaten Pasaman.
Kehadiran Angggota DPRD Propinsi Sumatera Barat Khairuddin Simanjuntak didampingi Ketua DPC Gerindra Pasaman Barat H. Maryanto ditandai dengan penyebaran ribuan benih ikan air tawar dialiran sungai pondok pesantren tersebut
Disambut antusias para santri serta majelis guru setempat, Camat diwakili Alam Sudin, PJ. Walinagari, Bamus, Jorong, Ninik Mamak dan tokoh masyarakat Jumat (18/2)
Dalam Kesempatan itu Khairuddin Simanjuntak dihadapan santr berpesan jika ingin sukses dan berhasil tanamkanlah niat keberanian pada diri kita dan yakin dan percayalah apapun yang di cita -citakan anak kami,
” Insyaallah kesuksesan akan dapat diraih jika kita berani dan hasilnya akan diraih tentunya diserahkan kepada pada Allah SWT,” ” pesannya
Ia berharap, kepada santri- santriyah tanamkanlah dari kini niat untuk mencapai kesuksesan dalam mendedikasikan diri bahkan hidup untuk tujuan yang ingin anda capai
Sementara itu, Afridal selaku tokoh masyarakat setempat mengucapkan selamat datang di Kecamatan Gunung Tuleh Kabupaten Pasaman Barat di yayasan pondok pesantren alin tagak ini,
” Semoga dengan kedatangan bapak selaku anggota DPRD Propinsi Sumatera Barat di pondok pesantren ini membawa angin segar untuk pembangunan pondok pesantren yang akan lebih baik kedepan ” ujarnya
Dalam kesempatan itu, masyarakat juga memyampaikan beragam permohonan ke anggota DPRD Sumbar itu, seperti, pembangunan jalan kelompok tani, peningkatan bamus Nagari Rabi Jonggor maupun Nagari Muara Kiawai, MCK pembebasan lahan, serta pembangunan pondok pesantren
Menanggapi usulan dari masyarakat sambung, anggota DPRD Propinsi Sumatera Barat Khairuddin Simanjuntak akan memberikan pembanguan pesantren alin tagak senilai Rp 50 juta, Selanjutnya, usaha tani senilai Rp 250 juta dan pembangunan MCK Rp 225 juta, pada tahun 2023 (bud)






