BUKITTINGGI – Gelanggang pacuan kuda Bukik Ambacang Bukittinggi akan diramaikan dengan helat pacuan kuda Bukittinggi Wisata Derby Sabtu – Minggu 31 Maret dan 1 April 2018 mendatang. Event itu akan dikuti 82 ekor kuda terbaik dari Aceh, Sumatera Utara, Riau dan kota/kabupaten di Sumatera Barat.
Di hari pertama, Sabtu (31/3), akan digelar 11 race yakni kelas perdana E 600 M, kelas E terbuka jarak 1.200 M, kelas III Handycap jarak 1.200 M, kelas II Handycap jarak 1.200 M, kelas AB 3 tahun jarak 1.600 M, kelas Remaja 3 tahun jarak 1.400 M, kelas 3 tahun Derby jarak 1.700 M dan kelas II Handycap jarak 1.800 M yang diikuti total diikuti 34 kuda.
Sebanyak 50 kuda akan berpacu di 9 race, yakni kelas CD 2 tahun perdana jarak 600 M, Kelas E terbuka jarak 1.000 M, kelas CD Devisi III 2 Tahun jarak 1.000 M, kelas CD Devisi II jarak 1.200 M, kelas CD 2 tahun Devisi I jarak 1.000 M, kelas AB 2 tahun Devisi II jarak 1.200 M, kelas AB 2 tahun Devisi I jarak 1.200, kelas III Handycap jarak 1.200 M dan kelas II Handycap jarak 1.200 M digelar, Minggu (1/4).
Ketua Panitia Pelaksana, Aldiasnur mengatakan, persiapan pacu kuda Bukittinggi Wisata Derby akan terus dikebut, baik sarana dan prasarana penunjang kejuaraan serta koordinasi dengan dewan Steward dan Pengprov Pordasi dalam teknik pacuan.
“Persiapan pelaksanaan dengan sisa waktu yang ada akan dimaksimalkan agar pacu kuda ini dapat dinikmati oleh semua kalangan masyarakat,” jelas Aldiasnur.
Di sisi lain, tutur Aldiasnur, dengan dilaksanakannya acara Pacu Kuda diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.
“Kejuraan pacuan kuda ini juga diharapkan bisa memberikan hiburan yang murah bagi segenap warga kota dan para pecinta Pacu Kuda di Sumatera Barat khususnya dan Nasional pada umumnya,” pungkasnya. (tumpak)






