AGAM – Sebanyak 8 titik bencana longsor terjadi di jalan penghubung Matur-Sitingkai, tepatnya di Jorong Matua Katik dengan Jorong Aia Taganang, Nagari Matua Hilia, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Minggu (9/12) malam.
Akibatnya, material longsor menutupi badan jalan sehingga tidak bisa dilewati kendaraan.
Tim Pusdalops BPBD Agam, Lukman menjelaskan, ke 8 titik longsor tersebut luasnya bervariasi, diantaranya, titik 1 dengan panjang 10 meter, tinggi 2 meter, titik 2 panjang 20 meter, tinggi 2 meter, titik 3 panjang 10 meter tinggi 2 meter, titik 4 panjang 20 meter, tinggi 2 meter.
Lalu di titik 5, panjang 15 meter tinggi 2 meter, titik 6 panjang 10 meter tinggi 2 meter, titik 7 panjang 20 meter tinggi 2 meter dan titik 8 panjang 5 meter dengan tinggi 1 meter.
“Material longsor membawa kayu, jalan tidak bisa dilewati kendaraan,”katanya kepada padangmedia.com, di Lubuk Basung, Senin (10/12).
Ia menambahkan, BPBD Agam bersama pemerintah Kecamatan dan Nagari telah melakukan pendataan dan memberi rambu-rambu jalan. “Untuk penanganan selanjutnya, kami telah berkoordinasikan dengan Dinas PUTR setempat,” tandasnya. (fajar)






