
PADANG – Data terbaru kasus Covid-19 di Kota Padang melonjak tinggi. Sampai Ahad (6/9/2020), terkonfirmasi 88 warga positif, sehingga total positif 1448 orang.
Dari 1448 orang yang dinyatakan positif, sebanyak 958 orang dinyatakan sembuh dan 39 orang meninggal dunia akibat sengatan virus Wuhan itu.
Sementara itu, Walikota Padang Buya Mahyeldi Ansharullah tidak ingin rumah ibadah di Padang menjadi kluster penyebaran Covid-19. Untuk itu, Pemerintah Kota Padang menerbitkan surat edaran kepada seluruh pengurus masjid dan musala agar menerapkan protokol pencegahan Covid-19.
” Kami sudah keluarkan surat edaran untuk maajid dan musala dan rumah ibadah lainnya. Jangan sampai terjadi klaster baru di masjid dan musala,” kata Mahyeldi di sela kegiatan siang ini, Senin (7/9/2020).
Dalam surat edaran yang diterbitkan, pengurus masjid dan musala diimbau agar menjaga kebersihan tempat ibadah, antara lain lantai, karpet dan alat salat seperti mukenah, kain sarung dan lain sebagainya.
Tak hanya tempat ibadah, pengurus juga diimbau untuk selalu menjaga kebersihan tempat berwudhu dan toilet. Selain itu tempat ibadah juga diminta menyediakan sabun cuci tangan di tempat berwudhu.
“Bagi jamaah yang akan melaksanakan ibadah salat agar memakai masker dan menjaga jarak di tempat ibadah,” ujar Mahyeldi.
Jamaah yang mengalami gejala batuk, pilek, demam, panas tinggi dan sebagainya dianjurkan beribadah di rumah saja dan juga segera memeriksakan kesehatannya di puskesmas terdekat.
Selain itu, pengurus masjid dan musala agar melakukan penyemprotan disinfektan minimal sekali sepekan.(der)






