37 IKM di Padangpanjang Terima Bantuan Sosial
  • Home
  • Berita
  • 37 IKM di Padangpanjang Terima Bantuan Sosial

37 IKM di Padangpanjang Terima Bantuan Sosial

PADANGPANJANG – Untuk mendorong percepatan pengentasan kemiskinan dan perkembangan usaha Industri Kecil Menengah (IKM), Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang menyerahkan bantuan kepada 37 orang IKM di aula Pondok Desain dan Promosi Senja Kenangan Bukit Surungan, Selasa (15/1).

Wakil Walikota Padangpanjang, Drs. Asrul menyampaikan, pemerintah kota memberikan bantuan itu sebagai stimulasi upaya memajukan IKM, yakni diberikan kepada para kelompok IKM yang belum mampu berkembang.

“Dengan adanya bantuan ini, diharapkan nantinya IKM dapat berkembang dalam hal proses produksi dan kualitas barang yang di hasilkan, sehingga dapat menembus pasar yang lebih luas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta perekonomian daerah,” jelas Asrul.

Menurut Asrul, pentingnya pengembangan IKM sangat berdampak pada potensi destinasi kunjungan wisata ke Padangpanjang yang senantiasa menunjukkan perkembangan positif dari tahun ke tahun.

Dikatakan Asrul, tren konsumerisme produk-produk lokal dan prospeknya industri-industri kecil menengah sebagai pangsa pasar dapat memacu peningkatan laju perekonomian secara progresif.

“Saya juga mengimbau kepada SOPD agar mencintai produk-produk daerah sendiri sehingga dapat meningkatkan omset kelompok IKM. Saya mengharapkan agar OPD disetiap rapat dapat menggunakan snack yang diproduksi IKM,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Asrul juga meminta dinas terkait agar dapat terus memantau masyarakat yang menerima bantuan, sehingga bantuan yang diberikan dapat dipergunakan semestinya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi (Perdagkop) dan UKM Kota Padangpanjang, Arpan mengatakan, bahwa bantuan yang diberikan kepada 37 IKM kali ini berupa mesin / peralatan dan bahan baku produksi.

“Selain mendorong percepatan pengentasan kemiskinan dan perkembangan usaha IKM, program ini juga untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi serta daya saing produk IKM,” pungkas Arpan. (de)

Berita Terkait

Leave a Reply