
AGAM – Sebanyak 31 Kelompok Tani (Keltan) di Kabupaten Agam, mendapatkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) guna mempercepat pengolahan lahan pertanian di daerah itu.
Kepala Bidang Prasarana Sarana Pertanian dan Penyuluh Dinas Pertanian Agam, I Nyoman Gede Karyawan, mengatakan bantuan 31 unit Alsintan berasal dari dana dekonsentrasi yang disalurkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
“Alsintan sudah diserahkan kepada kelompok tani penerima dan kita mengharapkan dengan bantuan ini dapat memudahkan petani dalam mengolah lahan pertanian mereka,”kata I Nyoman kepada Padangmedia.com di Lubuk Basung, Jumat (15/11).
Ia mengatakan, ke 31 unit Alsintan itu berupa hand traktor 21 unit untuk 21 kelompok tani, cultivator dua unit untuk dua kelompok tani dan pompa air delapan unit untuk delapan kelompok tani.
Dijelaskan, ke 21 unit hand traktor itu diserahkan ke kelompok tani di Kecamatan Lubuk Basung sebanyak empat unit, Palembayan dua unit, Baso satu unit. Sedangkan Kecamatan Ampek Angkek dua unit, Canduang satu unit, Ampek Nagari satu unit, Tanjung Mutiara satu unit.
Sementara Kecamatan Palupuah satu unit, Ampekkoto satu unit, Kamangmagek satu unit, Tanjungraya satu unit, Tilatangkamang dua unit, Matur satu unit, Banuhampu satu unit dan Sungai Puar satu unit.
Sedangkan cultivator untuk kelompok tani di Kecamatan Malalak satu unit dan Banu Hampu satu unit. Bantuan pompa air diserahkan ke kelompok tani di Kecamatan Kamang Magek dua unit, Palembayan dua unit, Ampek Nagari dua unit, Baso satu unit dan Matur satu unit.
“Kelompok tani yang menerima bantuan ini sudah teregistrasi di Kementerian Pertanian, mampu mengoperasikan dan memiliki lahan. Di Agam ada sekitar 1.900 kelompok tani sudah teregistrasi di pusat,” katanya.
Kelompok tani penerima Alsintan digilir setiap tahun, asalkan kelompok memiliki lahan yang akan diolah. (fajar)






