
JAKARTA – Hingga Selasa (30/10) sore, tim SAR berhasil mengevakuasi total 28 kantong jenazah korban Lion Air JT610. 28 kantong jenazah tersebut merupakan bagian tubuh korban yang tak lagi utuh. Kantong berisi potongan tubuh itu langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri di Kramat Jati, Jakarta Timur untuk diidentifikasi.
Petugas juga mengumpulkan serpihan pesawat berupa potongan kursi pesawat, sepatu bayi, sepatu dewasa, tas penumpang, pas foto, dan serpihan badan pesawat. Barang-barang tersebut dibawa ke Dermaga Jakarta International Container Terminal II (JICT II) Tanjung Priok, Jakarta Utara, untuk diserahkan ke Posko Koarmada I TNI AL.
Area pencarian (search area) diperluas sejauh menjadi 10 NM dengan total luas 400 NM. Untuk Pencarian bawah air (under water) telah dilakukan pencarian dan penyelaman dari tim selam gabungan.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya M Syaugi yang memimpin operasi pencarian menggunakan helly AW 1301 ke daerah pencarian untuk melakukan pencarian dari udara. Operasi pencarian dan pertolongan mengerahkan 812 personil yang terdiri dari Basarnas 201 personil dan beberapa unsur potensi SAR lainnya, terdiri dari TNI/POLRI, KPLP, bea cukai dan PMI. (rin/*)






