
MENTAWAI – Pembangunan jembatan penghubung jalan trans mentawai wilayah Sipora, saat ini ada 7 unit jembatan beton permanen yang sedang dalam tahap pengerjaan. Dana pembangunan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Kementerian PU PR Pusat.
Kepala Dinas PU mentawai, Ir. Elfi menyebutkan, Jembatan yang dibangun di tujuh lokasi wilayah Sipora ini, setidaknya menghabiskan anggaran sebanyak 88,4 miliar diluar anggaran pembangunan kegiatan multi years.
Pembangunan jembatan 7 unit wilayah sipora itu adalah, Jembatan Sijojok, Jembatan Mapalokan, Jembatan Matobe, Jembatan Saureinuk, Jembatan Sila’oinan, jembatan Takuman I dan jembatan Takuman II.
“Jadi ketujuh jembatan yang dibangun saat ini kontruksi bangunannya jembatan beton permanen dan di targetkan tahun ini selesai, kata Elfi di ruang kerjanya, Selasa (23/10).
Ia menjelaskan, Pembangunan jembatan yang berada di wilayah sipora ini merupakan pembangunan jembatan di jalan Nasional, kalau peningkatan pembangunan jalan hingga kebandara rokot tahun 2018 sama-sama dalam proses pengerjaan.
Pembangunan jembatan di jalan trans mentawai ini, Elfi optimis akan selesai pada bulan Desember 2018, adapun hambatan palingan penambahan waktu pengerjaan selama 50 hari, imbuhnya.
Lebih jauh, Elfi mengatakan, Program pembangunan trans mentawai statusnya sudah jalan nasional, makanya pembangunan jalan Trans mentawai sebelumnya di dorong untuk menjadi status jalan nasional, sehingga kucuran anggarannya dari pusat tidak lagi dibebankan dari APBD.
Sementara 16 paket program kegiatan pembangunan Multi Years tahun 2018, kata Elfi semuanya pembangunan jalan, saat ini dalam proses lelang, 8 paket sedang menentukan pemenang dan 8 paket lagi dalam tahap proses.
Pembangunan jalan program Multi Years itu meliputi, jalan Sikabaluan-Mongan Poula, Subelleng-Sirisurak, Silaoinan-Betu Monga, Matobe-Saumanganya, Sibabai-Mabola, Simpang Polaga-Km 37, Srilanggai-Mongan Poula, Subbelang-Soutboyak, Rogdok-Mabukuk, Sagitci-Berimanua, Polaga-Surataban, Saliguma-Sirisurak, Limu-Mapinang, Saumanganya-Mapinang, Simpang Kartini- Kinumbuk dan Maileppet-Saliguma.
Percepatan pembangunan dikabupaten kepulauan mentawai, Elfi berharap anggaran dari pusat bertambah, selain itu seluruh masyarakat sangat di butuhkan dukungannya untuk mengejar ketertinggalan, tukasnya. (Ers)






