
PASAMAN – Sebanyak 141 mahasiswa Universitas Andalas menjalani program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) di Kabupaten Pasaman.
Mereka diterjunkan di lapangan mulai 28 Juni hingga 8 Agustus mendatang. Lima kecamatan di kabupaten itu menjadi sasaran lokasi pelaksanaan KKN-PPM para mahasiswa Unand ini, yaitu Kecamatan Bonjol, Simpati, Lubuk Sikaping, Padanggelugur dan Mapattunggul.
Wakil Bupati Pasaman, Atos Pratama menyambut baik sekaligus menerima kehadiran mahasiswa KKN Unand ini. Selama kurun waktu 40 hari lebih mengikuti KKN, para mahasiswa diingatkan untuk mampu memanfaatkan kesempatan dengan berkreatifitas dan bekerja bersama masyarakat.
“Banyak hal yang bisa digali dari nagari lokasi kegiatan KKN. Daerah-daerah itu butuh sentuhan kreatifitas dari para mahasiswa yang berlatar belakang berbagai disiplin ilmu, sehingga ke depan bisa berkembang lebih baik lagi,” kata Atos Pratama saat menyambut mahasiswa, kemarin.
Menurutnya, pelaksanaan KKN-PPM merupakan suatu bentuk kegiatan pendidikan intrakulikuler bagi mahasiswa program strata satu dengan cara memberikan pengalaman belajar hidup dalam masyarakat di luar kampus.
“Program KKN merupakan salah satu media pembelajaran bagi mahasiswa untuk merealisasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah kepada lingkungan masyarakat. Karena itu sampai sekarang masih diwajibkan,” ucapnya.
Selain itu, ia juga menghimbau kepada para camat dan walinagari agar menciptakan kondisi aman dan saling kerjasama antar masyarakat dan mahasiswa, memanfaatkan mahasiswa untuk mendukung program nagari.
“Dan, jangan lupa, Camat dan Walinagari juga harus memfasilitasi kegiatan KKN PPM adik-adik mahasiswa ini. Ajak juga masyarakat untuk menerima mereka dengan baik,” katanya. (riki)






