
JAKARTA – Seorang personil Korps Wanita Angkatan Darat (KOWAD) mendadak viral, setelah isteri Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Ny. Andhika Perkasa sengaja datang ke Pusat Pendidikan (Pusdik) KOWAD beberapa hari sebelum pelantikan KOWAD. Kagum dengan semangat juang prajurit wanita tersebut, isteri orang nomor satu di jajaran TNI AD ini menyempatkan diri bertemu langsung untuk mengucapkan selamat dan memberikan semangat.
Adalah Sersan Dua (Serda) Desi Setiasari, anggota KOWAD yang menarik perhatian Ny. Andhika Perkasa. Momen pertemuan itu menjadi viral setelah video pertemuan isteri KSAD TNI Jenderal Andhika Perkasa dengan prajurit cantik itu beredar di youtube.
Mengapa personil KOWAD yang satu ini begitu istimewa di mata isteri Andhika Perkasa, pimpinan tertinggi TNI AD itu? Ternyata, kekagumannya adalah karena kisah hidup dan perjuangan Desi menjadi seorang anggota TNI.
“Keterbatasan ekonomi tidak membuat Desi menyerah untuk menggapai mimpinya menjadi seorang anggota TNI. Perjuangan wanita ini patut diapresiasi,” ungkapnya.
Cerita tentang Desi, sampai ke telinga KSAD Jenderal TNI Andhika Perkasa dan isterinya setelah Desi berhasil lulus dalam penjaringan anggota TNI dan masuk ke Pusdik KOWAD.
Berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang jauh dari kata berkecukupan. Ayah Desi menafkahi keluarga dengan menjadi tukang ojek di kampungnya di Padalarang, Bandung, Jawa Barat.
Dalam kondisi ekonomi yang cukup memprihatinkan, Desi tidak patah arang. Semangatnya untuk menjadi seorang anggota TNI terus menggebu, walaupun sering mendapat perundungan (bully) dari tetangga di kampung.
Kehidupan keluarga yang getir sementara cita – cita Desi yang menggebu menjadi anggota TNI tak jarang mendapat cibiran dari orang – orang di sekitarnya. Namun Desi bertekad mewujudkan cita – citanya tanpa mempedulikan cemooh dan bully dari orang lain sehingga akhirnya puteri seorang perempuan bernama Ati Kusmiati itu berhasil menggapai impiannya.
Keberhasilan yang dicapai Desi dan cerita tentang latar belakang prajurit yang satu inilah yang sampai ke telinga KSAD Jenderal TNI Andhika Perkasa dan isteri. Ketika datang ke Pusdik KOWAD, seperti yang disaksikan melalui video di kanal TNI AD, isteri KSAD TNI Jenderal Andhika Perkasa mendekati Serda Desi Setiasari.
“Ini yang apa Papanya? ” tanyanya dalam percapakapan di video tersebut bertanya ke Desi tentang pekerjaan orang tuanya.
Dengan sikap tegap, Desi menjawab “Siap, ojek,” jawab Desi.
“Yang di-bully ya sama tetangga-tetangganya! Enggak apa-apa karena apa kita ‘kan harus bangkit, tapi bangkitnya yang positif,” ujarnya memberikan semangat.
Isteri orang nomor satu di TNI AD itu lalu memberikan motivasi kepada Desi. Cemooh dan perundungan dari orang lain bukan membuat Desi patah semangat namun justru menjadi cambuk untuk membuktikan diri.
Masih di dalam video tersebut, isteri KSAD menyempatkan diri berbincang khusus hanya berdua dengan Desi di satu ruangan.
Sepertinya, dia begitu terkesan dengan sosok perempuan muda yang berjuang keras meraih cita – cita tersebut. Dia menyemangati dan mendoakan bintara wanita TNI AD itu bisa meniti jenjang karier dan menjadi perwira, meskipun dengan kondisi ekonomi yang pas – pasan.
“Ini baru permulaan lho! Setelah berhasil jadi bintara KOWAD ditunggu selanjutnya akan menjadi apa lagi. Saya yakin, Desi akan berprestasi karena ada semangat yang menyala. Desi memiliki tekad yang kuat,” ungkapnya.
Desi menceritakan pengalamannya berhasil menjadi bintara wanita di kesatuan TNI AD. Dia seakan tidak percaya ketika dinyatakan lulus dan menjadi prajurit yang dilantik di Pusdik KOWAD. Ungkapan pujian kepada Allah terus tergumam dari bibirnya, dan terselip rasa bangga atas perjuangannya selama ini. Tak lupa pula ungkapan terima kasih kepada orangtua yang terus memberikan semangat dan doa.
“Saya tidak menyangka lulus menjadi seorang prajurit TNI. Alhamdulillah! Ada rasa bangga dan terima kasih kepada ke dua orangtua yang selalu mendoakan perjuangan saya,” ungkapnya.
Desi menceritakan, selama pendidikan di Pusdik KOWAD baginya sangat menyenangkan. Banyak pengalaman yang didapat dari pembina dan pelatih yang terus memberikan motivasi.
Dalam video tersebut, terlihat juga bagaimana Serda Desi Setiasari yang tak kuasa membendung rasa haru usai dilantik. Meskipun sebagai seorang prajurit, naluri perempuannya tetap ada, Tangis haru tak kuasa dibendung Desi ketika memeluk ke dua orangtuanya.
Ati Kusmiati, ibu Desi Setiasari tak kuasa menahan tangis haru atas keberhasilan puterinya menjadi prajurit TNI. Dia tak menyangka, puterinya berhasil meraih cita – cita karena awalnya dipandang sebelah mata oleh orang – orang di sekitarnya.
Keberhasilan Desi telah mengubah pandangan dan sikap tetangga. Apalagi ketika video Desi menyebar di youtube, mengubah pandangan orang – orang terhadap dirinya dan keluarganya. Meski begitu, dia tidak mau lupa diri karena semua itu adalah berkah dari Allah SWT. (*)





