Keamanan Kampus Universitas Andalas di Malam Hari
  • Home
  • Artikel
  • Keamanan Kampus Universitas Andalas di Malam Hari

Keamanan Kampus Universitas Andalas di Malam Hari

Image

Oleh Anggita Putri Zahra (2210862012)
Program Studi Ilmu Komunikasi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas
Padang
Author e-mail: [email protected]

Keamanan kampus merupakan aspek yang sangat penting untuk menjamin lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi mahasiswa. Sebab kampus merupakan tempat mahasiswa paling banyak menghabiskan waktunya. Tidak jarang mahasiswa Universitas Andalas dan perguruan tinggi lainnya merasa perlu berada di kampus hingga larut malam, baik untuk acara wajib, organisasi, maupun ekstrakurikuler yang diselenggarakan. Universitas Andalas (Unand) merupakan salah satu universitas ternama di Indonesia dan memiliki berbagai kegiatan kemahasiswaan sepanjang harinya. Namun pernahkah Anda merasa khawatir jika berada di kampus pada malam hari? Kondisi lingkungan yang luas dan banyaknya pepohonan di kampus Unand terkadang membuat orang merasa ngeri. Artikel ini akan membahas masalah keamanan kampus pada malam hari yang sering dikhawatirkan oleh mahasiswa.

Sebagai kampus terluas kedua di Indonesia, Unand memiliki luas lahan sekitar 500 hektare. Selain itu, kampus Limau Manis ini juga terletak di atas bukit dengan ketinggian kurang lebih 200 meter dari permukaan laut. Pastinya faktor area lahan tersebut dapat berpengaruh pada keamanan kampus di malam hari. Terdapat beberapa hal penting terkait keamanan kampus Unand di malam hari seperti:

  1. Area Terisolasi
    Area kampus yang cukup jauh dari pusat kegiatan masyarakat mungkin sudah menjadi suatu pertimbangan yang perlu diperhatikan mahasiswa. Namun, masih ada beberapa area yang rasanya lebih terisolasi lagi khususnya di malam hari, dan mahasiswa yang beraktivitas di sana mungkin merasa tidak nyaman atau tidak aman. Berdasarkan hasil dari kuesioner, seluruh dari tiga orang mahasiswa yang aktif kegiatan organisasi di kampus pada malam hari setuju bahwa terdapat area khusus yang diidentifikasi sebagai area potensial untuk kejadian kejahatan di kampus.
  2. Keterbatasan Pencahayaan
    Lahan yang luas dengan pepohonan dan kontur perbukitan sangat mungkin menciptakan area yang kurang terang di malam hari. Maka sangat tidak memugkinkan untuk berharap pencahayaan alami seperti bulan atau langit malam dapat menerangi area kampus dengan baik. Hal ini dapat memudahkan penyusupan atau aktivitas yang mencurigakan. Selain itu, juga dapat membuka peluang besar untuk terjadinya tindak kejahatan. Namun, pihak kampus telah melakukan upaya dalam memenuhi penerangan area kampus dengan memasang lampu-lampu tambahan di area-area yang rawan kegelapan untuk meningkatkan pencahayaan di malam hari. Selain itu, Unand juga memasang lampu jalan terutama di jalan utama yang sering dilalui mahasiswa. Berdasarkan hasil dari kuesioner, dua dari tiga orang mahasiswa yang aktif kegiatan organisasi di kampus pada malam hari merasa penerangan yang telah diupayakan kampus Unand masih dirasa kurang. Hal itu dilihat dari masih banyaknya spot area yang gelap gulita dan membuat takut mahasiswa.

  3. Penjaga dan Pos Keamanan
    Penempatan pos keamanan dan penjaga keamanan Unand dinilai sudah cukup dan memadai. Namun, berdasarkan kuesioner banyak mahasiswa yang melihat bahwa penjaga keamanan tidak berada di pos pada malam hari. Hal ini membuat mahasiswa merasa kurang aman untuk berada di kampus pada malam hari. Diharapkan ada shift yang jelas dalam alokasi satpam di pos keamanan agar mahasiswa dapat merasa aman dan satpam penjaga dapat mengambil peran keamanannya secara cepat pada saat situasi darurat terjadi4.4.4

  4. Transportasi Aman Di Malam Hari
    Sayangnya, Universitas Andalas tidak menyediakan fasilitas transportasi yang aman digunakan oleh mahasiswa pada malam hari. Mahasiswa hanya menggunakan transportasi pribadinya seperti motor dan mobil atau hanya menggunakan layanan transportasi online seperti Maxim dan Gojek untuk transportasinya. Walaupun saat ini sudah ada bus Trans Padang dengan rute yang masuk ke kampus Unand, namun bus ini hanya beroperasi hingga pukul 7 malam. Jadi, transportasi cukup menjadi kendala yang sulit saat beraktivitas pada malam hari di kampus Universitas Andalas. Berdasarkan hasil survei dari beberapa mahasiswa dengan kegiatan malam hari di kampus, mereka merasa kurang aman apabila sendirian menggunakan transportasi seperti sepeda motor atau dengan layanan transportasi online di kampus pada malam hari. Diharapkan pihak kampus dapat memfasilitasi transportasi mahasiswa pada malam hari.

  5. Patroli Malam
    Di Unand, patroli malam sudah dilaksanakan oleh satpam penjaga kampus. Mereka melakukan patroli malam secara rutin menggunakan mobil patroli yang biasanya beranggotakan dua orang satpam. Berdasarkan hasil dari kuesioner, dua dari tiga orang mahasiswa aktif kegiatan organisasi di kampus pada malam hari merasa patroli yang dilakukan masih kurang karena tidak dalam jarak waktu yang cukup dekat. Selain itu, jumlah unit mobil patroli dirasa perlu untuk ditambah agar kegiatan patroli malam dapat menyebar secara bersamaan ke seluruh area kampus yang luas. Maka dengan penambahan jumlah unit mobil patroli, aktivitas patroli dirasa akan lebih efektif dan memberi rasa aman kepada mahasiswa dan masyarakat kampus.

Dengan adanya penjelasan dari beberapa poin penting di atas, maka perlu diperhatikan lagi keamanan serta perlindungan diri saat beraktivitas di kampus yang luas pada malam hari. Demi keamanan dan kebaikan bersama, penting untuk mempertimbangkan waktu beraktivitas berada di kampus. Sebaiknya aktivitas di kampus tidak dilakukan hingga larut malam. Perlu diberi batasan waktu untuk aktivitas di lingkungan kampus. Waktu tersebut haruslah menyesuaikan dengan waktu operasional transportasi aman yang tersedia dan maksimal jam ramai kampus.

Kesadaran dan kemandirian mahasiswa juga penting untuk ditingkatkan. Seluruh komponen masyarakat kampus harus terlibat dan ikut andil dalam upaya menjaga keamanan di lingkunngan kampus. Mulai dari mahasiswa, dosen, staf hingga pejabat kampus perlu memerhatikan keamanan lingkungan dan diri masyarakatnya. Upaya keamanan berupa peraturaan, norma, dan kewajiban terkecil terkait keamanan harus terus diperhatikan dan diinovasikan sesuai kondisi dan kebutuhan. Maka setelah itu barulah dapat tercipta lingkungan kampus yang aman dan kondusif. *

Catatan: Seluruh isi tulisan merupakan tanggung jawab Penulis. Padang Media tidak memiliki tanggung jawab apapun terhadap tulisan ini.

Berita Terkait

Leave a Reply