AGAM – Pj. Bupati Agam, Jefrinal Arifin, meminta semua stakeholder dan lembaga terkait meningkatkan kesiapsiagaan terkait optimalisasi penanganan bencana badai siklon. Hal itu dikatakannya saat rapat koordinasi siaga bencana terkait bencana alam badai siklon atau biasa disebut angin langkisau yang menerpa Kabupaten Agam dan sekitarnya beberapa hari ini.
Rapat koordinasi siaga bencana dengan jajaran Muspida setempat dilakukan di aula Makopolres Agam, Rabu (27/1). Hadir Kapolres Agam, Eko Budhi Purwono, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Martias Wanto, Kepala BPBD Agam, Bambang Warsito, dan beberapa Kepala SKPD terkait.
Pj Bupati menyatakan terima kasih kepada jajaran Polres Agam dan TNI yang telah membantu pemerintah dan masyarakat dalam menangani musibah badai siklon yang terjadi selama sepekan ini. Ke depan, diharapkan kerjasama tim akan terus berlanjut.
Sementara itu, Kapolres Agam AKBP Eko Budhi Purwono menyatakan, pihaknya siap untuk bekerjasama dan membantu pemerintah dalam meningkatkan kesiapsiagaan terhadap penanggulangan bencana alam.
“Ini merupakan tugas dan kewajiban kita bersama dan Polri juga akan selalu menciptakan suasana yang aman, nyaman dan berupaya meminimalisir kecemasan pada masyarakat terkait bencana yang terjadi baru-baru ini,” katanya.
Kepala BPBD Agam, Bambang Warsito dalam laporannya menyampaikan dampak akibat bencana alam badai siklon yang melanda Provinsi Sumbar, khususnya di Agam telah merusak beberapa fasilitas umum, seperti rumah sekolah, rumah warga dan infrastruktur jalan.
“Alhamdulillah, akibat bencana ini tidak ada menelan korban jiwa,” jelasnya.
Bambang menambahkan, berhasilnya penanganan dampak bencana alam tersebut, tidak lepas dari bantuan pihak aparat TNI/Polri di lapangan, sehingga penanganan bisa ditanggulangi dengan cepat. (fajar)






