
SAWAHLUNTO – Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) kota Sawahlunto, Marwan mengapresiasi kinerja Koperasi Ikhlas Beramal (KPRI Ikmal) Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto.
Hal itu disampaikan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPRI Ikmal Kemenag Sawahlunto, Kamis (12/3/2020). Dia berharap unit simpan pinjam, kredit candak kulak (KCK), warung serba ada (Waserda) koperasi tersebut tetap berkembang dan aset koperasi semakin meningkat.
“ Bisa melakukan RAT setiap tahun adalah suatu bukti bahwa sebuah koperasi mendapat kepercayaan dari anggota,” kata Marwan.
Marwan menjelaskan terselenggaranya RAT merupakan salah satu indikator keberhasilan koperasi. Dia menyatakan salut karena KPRI Ikmal Kemenag Sawahlunto tidak lagi memakai pinjaman modal luar seperti tahun sebelumnya.
Menurutnya, banyak koperasi berjalan terseok-seok karena modal berasal dari luar. Beban pengembalian hutang ditambah bunga yang tidak sebanding dengan pengembalian pinjaman dari anggota akan menyedot kas koperasi.
Ketua KPRI Ikmal, Yusmanto menyatakan Sisa Hasil Usaha (SHU) per 31 Desember 2019 sebesar Rp272 juta. Turun bila dibandingkan dengan SHU yang dihasilkan pada tahun 2018 yang sebesar Rp273 juta. SHU tersebut berasal dari unit simpan pinjam, KCK dan waserda. Termasuk juga administrasi pinjaman serta jasa.
“Namun, capaian SHU ini masih naik sebesar Rp12 juta atau 4,66 persen dari Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi (RAPBK) Kendati demikian, jika dibandingkan dengan rencana RAPBK tahun 2019,” kata Yusmanto.
Dia menambahkan, aset KPRI Ikmal tahun ini naik 6.66 persen dari Rp3,4 miliar menjadi Rp3,6 miliar lebih. Dari sisi pinjaman modal di KPRI Sumatera Barat, dimana koperasi tersebut mendapat pinjaman sebesar Rp750 juta pada tahun 2017, hanya tersisa Rp41,6 juta. (tumpak)






