
PADANG – Walikota Padang, Mahyeldi Dt. Marajo mewanti-wanti pihak mall, BUMN dan BUMD serta usaha lainnya agar tidak menyuruh karyawan-karyawatinya yang muslim memakai atribut natal menjelang dan sesudah Natal dan Tahun Baru 2016. Warga juga dihimbau untuk menjauhi perbuatan yang melanggar hukum dan penyakit masyarakat serta menjaga ketenteraman.
Hal itu ditegaskan melalui himbauan Walikota Padang yang disebarkan ke seluruh masyarakat, terutama di pusat-pusat perbelanjaan dan perkantoran di ibu Kota Provinsi Sumatera Barat tersebut.
Berikut bunyi himbauan yang ditandatangani langsung oleh Walikota Padang tersebut:
1. Menjaga Ketentraman, Kenyamanan, Keamanan Menjelang dan Selama serta sesudah Natal & Tahun Baru 2016.
2. Kepada pihak Mall, BUMN & BUMD serta usaha lainnya tidak menyuruh karyawan-karyawatinya yang muslim memakai atribul natal.
3. Jauhilah perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum dan penyakit masyarakat.
Demikianlah himbauan ini disampaikan kiranya dapat menjadi perhatian, Terima Kasih.
Sejauh ini, terpantau di Kota Padang terdapat sejumlah tempat perbelanjaan, showroom mobil dan pertokoan yang karyawannya ikut-ikutan mengenakan cupluk ala sinterklas. Lebih parahnya, karyawan yang memakai tersebut merupakan umat muslim yang mengenakan hijab.
“Ini kan sudah tidak betul. Cukup pengikutnya (umat Kristiani) saja yang merayakan. Makanya, kita mengeluarkan himbauan agar hal ini dipahami oleh pemilik perusahaan maupun karyawannya,” ujar Walikota Selasa, (22/12). (der)






