
PADANGMEDIA.COM – Sebanyak 1.596 santri dari 33 MDTA se Kecamatan Lubuk Sikaping, 1 MDTA Kecamatan Rao Selatan dan 1 MDTA Kecamatan Bonjol serta 11 TPQ/TPSQ ikuti pawai akbar Khatam Al Qur’an, Minggu (21/4/2019). Pawai akbar yang dipusatkan di halaman kantor bupati setempat dilepas langsung oleh Bupati Pasaman, Yusuf Lubis.
Menurut Yusuf Lubis , pawai khatam Al Qur’an salah satu kegiatan yang di dorong oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk mensyiarkan kegiatan keagamaan dalam upaya membumikan Al Qur’an di Pasaman.
“Khatam Al Qur’an pertanda bahwa anak-anak telah menamatkan pendidikan membaca Al Qur’an, namun kegiatan membaca AL Qur’an tidak boleh berhenti. Lantunan suara para pembaca dan penghafal Al Qur’an harus selalu kita dengar dari rumah-rumah, dari Mesjid dan dari Mushalla sejalan dengan kegiatan Magrib Mengaji,” katanya.
Dia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Pasaman memberikan apresiasi dan penghargaan atas terlaksanaanya acara Khatam AL Qur’an dan pawai akbar ini. Hal itu terlaksana berkat kerja yang sungguh-sungguh, ikhlas dan konsisten dari para guru, ustadz, ustadzah dalam mendidik dan membina para santri.
Sementara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman H. Dedi Wandra dalam sambutannya mengatakan, kegiatan pawai ini yang digelar oleh panitia pelaksana dibawah koordinasi Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Pasaman dapat digelar rutin setiap tahun untuk syiarnya Agama Islam di bumi Pasaman.
Dia berharap pawai khatam Al Qur’an dapat dilaksanakan bukan hanya tingkat kecamatan seperti saat ini. Syiar yang lebih besar akan dapat dirasakan dan dapat digelar tingkat Kabupaten Pasaman pada tahun-tahun mendatang.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pawai Akbar Khatam Al Qur’an MDTA/TPQ/TPSQ Kecamatan Lubuk Sikaping Suyadi diwakili oleh ustadz Yulnedi Malin Basa melaporkan, pawai akbar Khatam Al Qur’an bertujuan meningkatkan kompetensi MDTA/TPQ/TPSQ Kecamatan Lubuk Sikaping hingga dapat melahirkan santri yang pandai baca tulis AL Qur’an dan beribadah sesuai dengan ketentuan Agama Islam.
Di samping itu, mendukung dan mensukseskan program Pemerintah Kabupaten Pasaman dan Kementerian Agama dengan Gerakan Msyarakat Magrib Mengaji (Gemmari) serta mendudkung visi misi Pemerintah Kabupaten Pasaman “Terwujudnya Masyarakat Pasaman yang Sejahtera, Agamis dan Berbudaya,” ucapnya. (riki)






