BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Gelombang Tinggi Akibat Siklon Tropis Wallace
  • Home
  • Berita
  • BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Gelombang Tinggi Akibat Siklon Tropis Wallace

BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Gelombang Tinggi Akibat Siklon Tropis Wallace

PADANGMEDIA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau seluruh masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar pantai untuk mewaspadai gelombang tinggi sebagai dampak dari siklon tropis ‘Wallace’ di Samudera Hindia barat laut Australia. Diperkirakan gelombang tinggi itu akan terjadi di sebagian wilayah perairan Indonesia sampai dengan tiga hari ke depan, sampai 13 April 2019.

Berdasarkan rilis BMKG, Rabu (10/4/2019), siklon tropis Wallace tersebut juga berdampak pada pola angin di wilayah utara dan di wilayah selatan Indonesia dengan kecepatan rata-rata 4-20 knot.

Berdasarkan pengamatan BMKG, kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Bengkulu, perairan Kepulauan Enggano, Laut Arafuru, Perairan Merauke dan Perairan Selatan Kepulauan Tanimbar dan mengakibatkan peningkatan gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Menurut pengamatan BMKG, adapun wilayah yang berpotensi mengalami tinggi gelombang dengan kedalaman 1.25-2.50 meter terjadi di : Perairan Utara Sabang Laut Sawu, Perairan Sabang – Banda Aceh, Perairan Selatan Kep Tanimbar, Perairan Barat Aceh Laut Arafuru, perairan Barat Kep. Simeulue hingga Kepulauan Mentawai, Perairan Utara Kepulauan Talaud, Perairan Bengkulu, Perairan Utara Biak Samudera Hindia Barat Aceh Hingga Bengkulu, Samudra Pasifik Utara Papua, perairan Selatan P. Sumba Hingga P. Rotte, Laut Sulawesi bagian Timur, Selat Sumba bagian Barat, Laut Maluku Bagian Utara.

Sedangkan tinggi gelombang dengan kedalaman 2.50 sampai 4 meter berpotensi terjadi di Perairan Enggano – Barat Lampung, Perairan Selatan jawa hingga Pulau Sumbawa, Selat Sunda Bagian Selatan, Selat Bali Selatan Lombok-Selat Alas Bagian Selatan, dan Samudra Hindia Selatan Jawa Hingga NTB.

Bagi kapal yang melakukan pelayaran, diharap memperhatikan risiko tinggi akibat kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter. Kapal Tongkang waspada terhadap kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter, kapal ferry kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar harus memperhatikan kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter. (rin/*)

Berita Terkait

Leave a Reply