
AGAM – Muslam, salah seorang peserta Tour de Antokan Agam (TdAA) tertua dari Kecamatan Lubuk Basung berhasil menaklukkan rute Tour de Antokan Agam sepanjang 32 kilometer. Muslam (82), warga asli Jawa yang telah lama berdomisili di Kabupaten Agam, tepatnya di Kecamatan Lubuk Basung, sehari-hari berjualan jamu dan bakso di Terminal Pasar Inpres Lubuk Basung.
Menurut Muslam, event sepeda gowes itu sudah diikutinya sejak usia muda waktu masih tinggal di jawa. Tidak hanya itu, ia juga hobi lari marathon, bergoyang dan main reok, sehingga bisa miliki fisik yang belum tentu dimiliki orang sebayanya.
“Saya punya fisik seperti ini di samping rajin olahraga juga dibantu dengan jamu, sehingga badan terasa bugar. Bahkan, penglihatan dan pendengaran masih jernih seperti biasanya,” ujarnya yang telah tiga kali mengikuti TdAA.
Mengikuti event Tour de Antokan Agam pun, ia tidak semata karena mengharapkan hadiah yang besar, tapi bagaimana di usianya itu dapat berikan motivasi pada generasi muda betapa pentingnya olahraga bagi kesehatan.
“Saya ikut TdAA tidak harapkan hadiah yang disediakan panitia, tapi untuk berolahraga sekaligus memotivasi kaum muda budayakan hidup sehat melalui olahraga,” katanya dilansir dari AMC. (fajar)






