Mantan Asisten Administrasi Umum Setda Pasaman Dipercaya Jabat Ketua Forkapas
  • Home
  • Berita
  • Mantan Asisten Administrasi Umum Setda Pasaman Dipercaya Jabat Ketua Forkapas

Mantan Asisten Administrasi Umum Setda Pasaman Dipercaya Jabat Ketua Forkapas

PASAMAN – Mantan Asisten Asministrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pasaman, Asnil, M dipercaya menjabat sebagai Ketua Forum Kabupaten Pasaman Sehat (Forkapas) sisa masa jabatan 2016-2019 mendatang.

Pengangkatan Asnil M sebagai Ketua Forkapas tersebut dikarenakan Ketua Forkapas sebelumnya, Rudi Apriasi mengundurkan diri karena ingin maju sebagai Calon Anggota DPRD Kabupaten Pasaman pada pemilu mendatang.

Pembina Forkapas yang juga Kepala Bappeda Kabupaten Pasaman, Mara Ondak mengatakan, dengan diangkatnya Asnil sebagai Ketua Forkapas yang baru, diharapkan dapat membawa perubahan Kabupaten Pasaman ke arah yang lebih baik lagi.

“Alhamdulillah, walaupun bapak Asnil baru pensiun sebagai ASN pada bulan September 2018 kemarin, namun dirinya masih ingin berkontribusi untuk kemajuan Kabupaten Pasaman kedepannya,” kata Mara Ondak, Kamis (4/10).

Dikatakan, pada tahun 2019 mendatang, Kabupaten Pasaman akan menghadapi penilaian verifikasi Kabupaten Sehat oleh tim penilai dari Kemenkes RI. Untuk itu, persiapan pelaksanaan verifikasi tentunya harus dimulai saat ini.

“Kita berharap kepada seluruh tim pembina tanpa terkecuali dan stakeholder untuk dapat mempersiapkan segala sesuatunya sehingga apa yang kita target dalam verifikasi tahun 2019 dapat terwujud,” tuturnya.

Dengan terpilihnya ketua Forkapas yang baru, Mara Ondak mengharapkan kepada tim Pembina dan Forum Kabupaten Pasaman Sehat mendukung dan segera menyusun program kerja Forkapas ke depan. Termasuk melakukan revitalisasi susunan kepengurusan.

“Berdasarkan surat pengunduran diri Rudi Apriasi dari posisi ketua, serta adanya sebagian pengurus Forum yang pindah jabatan dan pindah tugas, maka perlu dilakukan segera revitalisasi susunan kepengurusan,” harapnya.

Dia juga menyebutkan bahwa verifikasi penilaian kabupaten/kota sehat sebagai bagian dari upaya dalam mewujudkan penyelenggaraan lingkungan sehat di Kabupaten Pasaman yang lebih baik.

“Dari verifikasi penilaian kabupaten/kota sehat pada 2017 lalu, kita belum direkomendasikan untuk memperoleh Swasti Saba Wistara, penghargaan tertinggi dalam penilaian kabupaten/kota sehat ini harus menjadi pembelajaran dan bahan koreksi dalam menghadapi penilaian serupa di tahun 2019 mendatang. Kami berharap dengan struktur kepengurusan baru, Forkapas semakin maju dan berbuat lebih baik lagi ke depannya. Sehingga mampu mewujudkan kabupaten Pasaman yang lebih sehat,” ucapnya. (riki)

Berita Terkait

Leave a Reply