
AGAM – Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam dijadikan sebagai Kampung Tanggap Bencana (KATANA). Di sana juga dibentuk Madrasah Tanggab Bencana (MANTAB) bagi sekolah Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Sungai Batang.
Camat Tanjung Raya, Andria Asmi di Jorong Data Kampung Dadok, Nagari Sungai Batang Manijau mengatakan, program Katana dan Mantab merupakan kerjasama dengan Baznas Tanggap Bencana (BTB) dengan tenaga handal yang terlatih dari Baznas sebanyak 6 orang.
Ia menyambut baik adanya program penetapan Katana dan Mantab di Sungai Batang. “Kebersamaan itu penting. Kita akan mencoba memetakan potensi bencana yang ada di nagari dan kecamatan. Cintai dan kenali potensi yang ada pada lingkungan kita, Membangun kampung itu tidak bisa satu orang, masyarakat adalah pelaku utama dalam menggerakkan kampungnya,” ujarnya, Senin (1/10).
Sosialisasi program Katana dan Mantap dilaksanakan setiap hari Minggu dalam enam sampai delapan kali pertemuan dengan pemateri tatap muka dari BPBD dan Jemari Sakato. Sosialisasi program itu dipusatkan di aula Data Kampung Dadok untuk Katana dengan anggota 30 orang masyarakat dan untuk program Mantab dilaksanakan di MTsM sebanyak 20 orang siswa.
Pada akhir sosialisasi akan diadakan simulasi tanggap bencana bagi masyarakat Sungai Batang dan sekitarnya.
Ketua Baznas Agam Eldi Zen bersama Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Agam Yunaidi.S, M.Pd. saat memberikan sosialisasi tanggap bencana menekankan, program Katana dan Mantap merupakan program satu-satunya di Sumatera Barat dan hanya di Agam. “Program ini juga atas persetujuan Baznas Provinsi Sumatera Barat. Pembekalan materi peserta dilaksanakan setiap minggu sesuai jam yang disiapkan,” ujarnya. (fajar)






