AGAM – Para orang tua di wilayah Kabupaten Agam diminta sedapatnya membatasi aktivitas anak mereka di luar rumah seiring dengan terus memburuknya kondisi udara. Jangan sampai kabut asap yang terjadi memakan korban pula.
“Beraktivitaslah seperlunya saja di luar rumah. Kedaan udara makin buruk akibat kabut asap semakin tebal. Kita sangat khawatir dengan kondisi udara sekarang bisa menimbulkan korban. Kami mengimbau agar para orang tua bisa mengantisipasi hal ini,” kata Dodi, Politisi Partai Demokrat, Kamis (8/10).
Dikatakan Dodi, anak-anak sangat rentan dengan serangan ISPA yang disebabkan oleh kabut asap. Udara secara kasat mata saja terlihat sudah sangat tidak sehat. Orang tua merupakan benteng pertama untuk mengantisipasi serta mengawasi aktivitas anak.
“Pembatasan kegiatan di luar rumah merupakan pencegahan awal untuk menghindari terjadinya, dampak buruk kabut asap,” jelasnya.
Ia juga menilai, jika upaya dinas terkait untuk meliburkan aktivitas belajar mengajar siswa sekolah dasar sudah tepat. Tetapi, para siswa hendaknya juga diberikan tugas selama libur, sehingga mereka di rumah bisa belajar.
“Siswa diharapkan bisa bilajar di rumah meskipun libur dan tidak berkeluyuran keluar rumah,” jelasnya.
Menurut Dodi, apabila keadaan kondisi udara semakin memburuk, tidak ada salahnya jika dinas terkait juga mempertimbangkan meliburkan siswa sekolah pada jenjang yang lebih tinggi untuk sementara. Sebab, kabut asap tentunya sangat menganggu kesehatan, selain itu siswa juga tidak akan berkonsentrasi dalam belajar. (wan)






